👁️ Dilihat: 200 kali

SUNGAIPENUH, Suara Independent.com Anggota DPRD Kota Sungai Penuh dari Fraksi PDI Perjuangan, Damrat, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebut dirinya tidak menghadiri salah satu kegiatan resmi partai.

Damrat membantah jika ketidakhadirannya tersebut dianggap sebagai bentuk ketidakpatuhan atau kesengajaan mengabaikan agenda PDI Perjuangan. Ia mengaku tidak mengetahui adanya kegiatan yang digelar di DPC PDI Perjuangan Kota Sungai Penuh tersebut.

“Kalau saya diberitahu, saya akan hadir. Tapi kalau tidak diberitahu kemudian saya dianggap tidak mau hadir, itu namanya mencari-cari kesalahan orang,” ujar Damrat.

Menurutnya, hingga kegiatan berlangsung, dirinya tidak menerima pemberitahuan mengenai agenda tersebut, baik melalui fraksi, surat resmi maupun pemberitahuan lainnya dari pengurus partai atau panitia kegiatan.
“Tidak ada yang memberitahu saya,” tegasnya.

Bantah Pernah Dihubungi Firmansyah
Damrat juga membantah pernyataan Firmansyah yang menyebut telah menghubunginya terkait kegiatan tersebut.

“Kalau saudara Firmansyah mengatakan sudah menghubungi saya, itu tidak benar. Tidak ada panggilan telepon dari saudara Firmansyah kepada saya,” katanya.

Damrat kemudian mempertanyakan kapasitas pihak yang menurutnya seharusnya menyampaikan agenda resmi partai kepada dirinya.

“Lagi pula, apa kapasitas Firmansyah? Dia hanya Wakil Ketua Baguna. Yang berhak memberitahu saya itu KSB dan BK partai,” ujar Damrat.

Ia menilai persoalan tersebut semestinya diselesaikan melalui mekanisme organisasi dan tidak didasarkan pada asumsi maupun penilaian sepihak.
Tegaskan Tetap Berkontribusi kepada Partai.

Damrat juga membantah anggapan bahwa dirinya tidak memiliki kepedulian terhadap PDI Perjuangan. Ia menegaskan tetap menjalankan kewajibannya sebagai anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan.

“Kontribusi ke partai, kewajiban saya setiap bulan sebagai anggota DPRD ke PDI Perjuangan rutin saya berikan,” ungkapnya.

Selain kewajiban rutinnya, Damrat mengaku kerap memberikan bantuan untuk berbagai kegiatan partai.
“Bahkan saya diminta bantuan setiap kegiatan yang bukan kewajiban saya, saya sering bantu,” tambahnya.

Karena itu, Damrat meminta persoalan ketidakhadirannya tersebut tidak ditafsirkan sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap partai.
“Jadi jangan karena kebencian terus mencari-cari kesalahan yang tak berdasar,” tegasnya.

Damrat berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara objektif, proporsional dan sesuai mekanisme organisasi. Ia juga menegaskan kesiapannya menghadiri agenda partai apabila mendapatkan pemberitahuan.
“Kalau saya diberitahu, saya akan hadir,” pungkas Damrat.

Redaksi