👁️ Dilihat: 102 kali

KERINCI, Suara Independent.com – Semangat belajar tidak mengenal batas usia. Pesan tersebut mewarnai Wisuda Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) Kasih Bunda Tahun 2026 yang dihadiri Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., di Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci.

Sebanyak 65 orang lanjut usia (lansia) dari wilayah Kecamatan Depati Tujuh mengikuti wisuda sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka dalam menambah pengetahuan, menjaga kesehatan, dan meningkatkan kualitas hidup di usia senja.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jambi, Zamhari, S.H., M.H., serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Wisuda SELANTANG Kasih Bunda menjadi momentum penting untuk mendorong para lansia agar tetap aktif, mandiri, produktif, dan mampu menjalani kehidupan yang sehat serta bermakna. Program ini juga menjadi wadah pembelajaran bagi lansia untuk memperluas wawasan dan meningkatkan pemahaman tentang kesehatan serta kehidupan sosial.

Dalam sambutannya, Bupati Kerinci Monadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program Sekolah Lansia Tangguh Kasih Bunda. Menurutnya, para lansia tetap memiliki kesempatan untuk terus belajar, mengembangkan diri, serta berperan aktif di tengah keluarga dan masyarakat.

Keberadaan sekolah lansia diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri para peserta sekaligus mendorong mereka menjalani masa tua dengan lebih sehat, bahagia, dan bermartabat.

Pemerintah Kabupaten Kerinci juga berkomitmen mendukung berbagai program peningkatan kesejahteraan lansia, antara lain melalui Posyandu Lansia, kegiatan senam sehat, dan edukasi kesehatan. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu para lansia menjaga kebugaran fisik, kesehatan mental, serta kemandirian dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Wisuda 65 peserta SELANTANG Kasih Bunda tahun ini sekaligus menjadi pengingat bahwa proses belajar merupakan perjalanan sepanjang hayat. Dengan dukungan keluarga, masyarakat, dan pemerintah, para lansia diharapkan tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan sosial serta menjadi teladan bagi generasi muda.

Lansia tangguh, lansia bahagia, lansia berdaya. Usia boleh bertambah, tetapi semangat untuk belajar dan berkarya harus tetap menyala.

Sumber : Kominfo

Editor : Yuni Mariana