👁️ Dilihat: 195 kali

SUNGAI PENUH – Prosesi sakral penobatan gelar adat mewarnai puncak pelaksanaan Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh yang berlangsung di Lapangan Tanah Kemendapoan, Kota Sungai Penuh, Minggu (5/7/2026). Pada kesempatan tersebut, Agil Lutfi Putra resmi dinobatkan sebagai Pemangku Rajo, sebuah amanah adat yang sarat dengan tanggung jawab dalam menjaga marwah dan kelestarian nilai-nilai adat istiadat.

Penobatan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian Kenduri Sko, tradisi turun-temurun masyarakat 6 Luhah Sungai Penuh yang menjadi simbol pelestarian adat, pengukuhan kepemimpinan, sekaligus mempererat tali persaudaraan antarkeluarga besar.

Dari 248 keluarga besar Luhah Pemangku, yang dilantik Agil Lutfi Putra dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Pemangku Rajo. Di usianya yang relatif muda, ia menjadi salah satu penerima amanah termuda yang memperoleh kehormatan menyandang gelar adat tersebut.

Kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan bentuk penghargaan sekaligus harapan agar generasi muda mampu meneruskan estafet kepemimpinan adat dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur warisan para leluhur.

Usai prosesi penobatan, Agil Lutfi Putra menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh ninik mamak, tokoh adat, keluarga besar, serta masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas doa, dukungan, dan kepercayaan yang telah diberikan kepada saya. Insya Allah, amanah yang mulia ini akan saya pegang dan jalankan dengan sebaik-baiknya. Saya berkomitmen untuk menjaga marwah adat, menghormati petuah para ninik mamak, serta mengabdikan diri demi kemajuan dan kelestarian adat 6 Luhah Sungai Penuh,” ujar Agil.

Penobatan Pemangku Rajo diharapkan menjadi tonggak regenerasi kepemimpinan adat yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan jati diri budaya. Melalui sosok-sosok muda yang diberi amanah, nilai-nilai adat diharapkan terus hidup, berkembang, dan menjadi pedoman bagi generasi penerus dalam menjaga persatuan, kebersamaan, serta kehormatan masyarakat adat 6 Luhah Sungai Penuh.

Pada prosesi tersebut juga hadir Two mbut ngabi teh Satio Bawo merupakan senior di luhah Pemangku Rajo yang telah dinobatkan pada prosesi adat Sungaipenuh tahun 2007 yang lalu .

Edi.T