👁️ Dilihat: 137 kali

KERINCI, SUARA INDEPENDENT.COM  – Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., secara resmi membuka Festival Budaya Kerinci Tahun 2026 di Dermaga Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, Kamis (22/10/2026). Festival ini menjadi momentum untuk memperkuat pelestarian adat dan budaya sekaligus mendorong potensi pariwisata Kerinci agar semakin dikenal luas.

Dalam sambutannya, Wagub Sani menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci, para tokoh adat, serta seluruh penggiat seni dan budaya yang telah berkontribusi menyelenggarakan festival tersebut.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan Festival Budaya Kerinci 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi pelestarian warisan leluhur serta kemajuan daerah.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci, para tokoh adat, serta seluruh penggiat seni dan budaya yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan Festival Budaya Kerinci Tahun 2026 ini. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sukses serta memberikan manfaat bagi pelestarian budaya dan kemajuan daerah,” ujar Wagub Sani.

Menurut Sani, Kabupaten Kerinci memiliki kekayaan adat istiadat, seni, dan budaya yang beragam, didukung keindahan alam yang menjadi salah satu potensi unggulan daerah. Kekayaan tersebut merupakan warisan berharga yang harus dijaga dan diteruskan kepada generasi mendatang.

Ia menegaskan, adat dan budaya bukan sekadar identitas masyarakat, tetapi juga menjadi pedoman dalam menghadapi perubahan zaman dan pengaruh budaya dari luar.

“Setiap daerah memiliki kearifan lokal yang telah tumbuh, hidup, dan berkembang sejak dahulu. Adat dan budaya tidak hanya menjadi identitas dan jati diri daerah, tetapi juga berfungsi sebagai penyaring dalam menghadapi perubahan global dan pengaruh budaya luar. Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga nilai-nilai luhur dan kearifan lokal,” katanya.

Sani juga mengapresiasi kualitas sumber daya manusia masyarakat Kerinci. Ia mengaku telah mengenal masyarakat Kerinci sejak lama, termasuk kiprah mereka di bidang pendidikan di berbagai wilayah Provinsi Jambi.

“Saya kenal namanya Kerinci dari dahulu. Di tempat tanah kelahiran saya di Tungkal, banyak sekali tenaga pengajar dari masyarakat Kerinci. Dari dulu orang Kerinci ini sudah pintar dan berada di mana-mana sebagai tenaga pengajar di Provinsi Jambi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wagub Sani menilai Festival Budaya Kerinci merupakan sarana untuk memperkenalkan kekayaan seni, tradisi, dan prosesi adat kepada masyarakat luas. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan leluhur.

Menurutnya, Kerinci memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya yang unggul dan berdaya saing, dengan dukungan keindahan Danau Kerinci, Lembah Kerinci, kuliner khas, cerita rakyat, serta beragam tarian tradisional.

“Potensi Kerinci untuk menjadi Beranda Kebudayaan Provinsi Jambi semakin terbuka. Dengan keindahan Danau Kerinci, kekayaan adat, Lembah Kerinci, kuliner khas, cerita rakyat, serta beragam tarian tradisional, Kerinci memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata budaya yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jambi akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kabupaten, kementerian terkait, lembaga adat, pelaku pariwisata, dan komunitas kreatif untuk mendorong pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Kerinci sebagai kawasan wisata unggulan yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Sani mengingatkan bahwa pelestarian budaya perlu tetap berpedoman pada nilai agama, aturan negara, dan ketentuan adat yang berlaku di tengah masyarakat.

“Melestarikan ini tugas kita. Jangan sampai masuk budaya-budaya lain yang bertentangan dengan agama, bertentangan dengan aturan negara, dan bertentangan dengan aturan adat. Adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah. Selagi tidak bertentangan, ini tugas kita lalu kita wariskan,” jelasnya.

Turut mendampingi Wagub Sani dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jambi Ariansyah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi Asraf, S.Pt., M.Si., serta perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi, yakni Kepala Bidang Informasi Publik dan Statistik, Amirzan, S.H.

Melalui Festival Budaya Kerinci 2026, pelestarian tradisi diharapkan berjalan seiring dengan pengembangan pariwisata, penguatan identitas daerah, serta peningkatan partisipasi generasi muda dalam menjaga kekayaan budaya Kerinci.

(Redaksi)