šŸ‘ļø Dilihat: 54 kali

Kerinci. Jambi MSNC – Langkah cepat dan tegas kembali ditunjukkan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kerinci dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Kamis pagi yang seharusnya tenang, berubah jadi arena penyergapan, saat dua pemuda diciduk membawa sabu siap edar.

Dua tersangka berinisial AAJ (25) dan ADS (27) ditangkap sekitar pukul 09.00 WIB di Desa Pelayang Raya, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh. Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang merasa resah melihat aktivitas mencurigakan di sekitar SPBU setempat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba melakukan penyelidikan. Hanya dalam hitungan menit setelah pengamatan, kedua pelaku terlihat keluar dari area SPBU dengan gelagat yang tak wajar. Saat digeledah, petugas menemukan dua plastik klip berisi sabu, disembunyikan dalam kotak sepatu.

Barang bukti lain yang diamankan di antaranya:

  • 1 bungkus rokok

  • 1 pasang sepatu berikut kotaknya

  • 1 timbangan digital

  • 1 pak plastik klip sedang

  • 2 unit telepon genggam

  • 1 unit sepeda motor

  • Beberapa helai pakaian dan alas kaki

Total berat sabu yang diamankan mencapai 4,8 gram. Nilai kecil bagi bandar besar, namun cukup untuk meracuni masa depan belasan anak muda jika tak digagalkan.

Dari pengakuan awal, sabu tersebut dikirim oleh seseorang berinisial R, warga Kota Padang, Sumatera Barat. Transaksi dilakukan secara terselubung menggunakan jasa transportasi darat. AAJ dan ADS hanya bertugas membagi dan mengedarkan. Upah mereka? Hanya Rp400.000. Harga murah untuk mempertaruhkan masa depan di balik jeruji besi.

Transaksi hasil penjualan rencananya akan dikirim ke akun DANA milik pengirim.

Kini, kedua pelaku telah diamankan di Mapolres Kerinci dan dijerat dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka akan menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasat Narkoba Polres Kerinci, IPTU Yandra Kusuma, menegaskan:
“Kami tidak akan beri ruang bagi pelaku peredaran narkotika. Siapapun, dari mana pun asalnya, jika coba bermain di wilayah kami, akan kami kejar hingga ke akar-akarnya.”

Polres Kerinci mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus waspada dan berani melaporkan setiap aktivitas mencurigakan. Karena perang melawan narkoba, bukan hanya tugas polisiĀ  tapi tanggung jawab kita bersama.

( Edi Tanjung )