👁️ Dilihat: 49 kali

Sungaipenuh,Media Sindent – Sejumlah warga dan pelaku usaha di pusat Kota Sungaipenuh menyampaikan keluhan terhadap keberadaan besi portal parkir yang dipasang di sejumlah titik jalan utama kota. Menurut mereka, kehadiran portal tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas lalu lintas, tetapi juga merusak keindahan dan citra kota yang selama ini dikenal sebagai kota wisata yang asri dan tertata.

Pemasangan besi portal dinilai tidak selaras dengan tata ruang kota serta minim pertimbangan estetika. “Kota Sungaipenuh ini sedang kita dorong menjadi kota wisata yang ramah dan tertib. Tapi besi portal yang tinggi, berkarat, dan tidak artistik justru membuat kesan kota jadi kumuh dan semrawut,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Selain memperburuk pemandangan, warga juga menyoroti dampak fungsional dari keberadaan portal tersebut, terutama terhadap akses kendaraan yang memerlukan kelancaran dalam kondisi darurat. Warga berharap Pemerintah Kota dapat meninjau ulang kebijakan tersebut dan lebih melibatkan partisipasi publik dalam pengambilan keputusan yang menyangkut ruang publik kota.

Tokoh masyarakat dari Kecamatan Sungai Bungkal turut menyampaikan keprihatinan. “Kami mendukung penataan parkir dan ketertiban kota. Namun, pendekatannya harus ramah lingkungan dan estetis. Jangan sampai malah menjadikan kota ini tampak seperti kawasan industri,” ujarnya.

Masyarakat berharap Pemerintah Kota Sungaipenuh segera melakukan evaluasi, termasuk mempertimbangkan pembongkaran atau penggantian sistem parkir dengan metode yang lebih modern, tertib, dan tidak mengorbankan keindahan tata kota.

Kota Sungaipenuh merupakan salah satu kota di Provinsi Jambi yang dikenal dengan keindahan alam, budaya lokal yang kuat, serta potensi pariwisata yang terus tumbuh. Penataan ruang kota yang estetis dan ramah pengunjung menjadi kunci dalam memperkuat identitas Sungaipenuh sebagai destinasi unggulan di wilayah barat Sumatera.