👁️ Dilihat: 55 kali

SUNGAI PENUH, SUARA INDEPENDENT.COM — Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., bersama Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, menghadiri Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Kota Sungai Penuh Tahun 2026 yang digelar di Gedung Nasional Kota Sungai Penuh, Sabtu (3/10/2026) malam.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Bujang Gadis Kota Sungai Penuh (IBGSP) Periode 2025–2027 tersebut berlangsung meriah. Grand final diisi dengan berbagai penampilan seni, tahapan penilaian finalis hingga prosesi penobatan Bujang dan Gadis Kota Sungai Penuh Tahun 2026.

Kehadiran Wali Kota Alfin dan Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Sungai Penuh terhadap pengembangan potensi generasi muda, khususnya dalam bidang kepemudaan, seni dan budaya, kreativitas serta promosi pariwisata daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian, S.E., M.M., Ketua Dekranasda Kota Sungai Penuh Ny. Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns., Ketua GOW Mawarti Azhar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Winda Rahayu, para Asisten, kepala OPD serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin mengapresiasi pelaksanaan Pemilihan Bujang Gadis Kota Sungai Penuh Tahun 2026. Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda untuk mengembangkan karakter, wawasan, kreativitas dan kepedulian terhadap daerah.

“Pemuda merupakan bagian penting dalam kemajuan daerah. Melalui ajang seperti ini, kita berharap lahir generasi muda yang berprestasi, berkarakter, memiliki wawasan luas, serta mampu membawa nama baik Kota Sungai Penuh di tingkat regional maupun nasional,” ujar Alfin.

Menurut Alfin, Bujang dan Gadis Kota Sungai Penuh yang terpilih memiliki tanggung jawab untuk menjadi representasi generasi muda sekaligus duta daerah. Karena itu, mereka diharapkan mampu mengambil peran dalam memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Kota Sungai Penuh.

Mulai dari sektor pariwisata, seni dan budaya, ekonomi kreatif hingga berbagai potensi daerah lainnya diharapkan dapat dipromosikan secara kreatif melalui peran para Bujang dan Gadis terpilih.

“Para Bujang dan Gadis yang terpilih kita harapkan dapat menjadi duta daerah yang mampu memperkenalkan potensi Kota Sungai Penuh kepada masyarakat luas, sekaligus ikut mendukung pembangunan daerah,” lanjutnya.

Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Kota Sungai Penuh Tahun 2026 juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan komunikasi, intelektualitas, kreativitas dan jiwa kepemimpinan.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap keberadaan Bujang dan Gadis tidak berhenti pada seremoni penobatan, tetapi dapat dilanjutkan dengan berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Generasi muda juga diharapkan terus meningkatkan kapasitas diri dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempromosikan daerah serta mendorong kemajuan Kota Sungai Penuh di masa mendatang.

Editor : Yuni Mariana