👁️ Dilihat: 511 kali

KERINCI – Sorotan tajam tertuju pada Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci menyusul pemandangan memprihatinkan di objek wisata Danau Kerinci, Jambi, pada Jumat pagi (27/3/2026). Di tengah suasana pasca Idul Fitri 1447 H, tumpukan sampah justru terlihat menggunung di pinggir jalan utama, mencerminkan lemahnya koordinasi dan pengawasan instansi terkait dalam menangani lonjakan pengunjung selama libur lebaran.

Kondisi ini menjadi viral setelah diunggah oleh akun Facebook (FB) resmi milik Jon Hendri. Unggahan tersebut menjadi bukti nyata betapa buruknya manajemen kebersihan di lokasi yang seharusnya menjadi ikon pariwisata daerah saat menyambut wisatawan di momen hari raya.

Dalam postingan di akun FB miliknya, Jon Hendri melontarkan kritik pedas yang menggambarkan ketidaksiapan petugas di lapangan. Ia menilai laju penanganan sampah oleh dinas terkait sangat lambat jika dibandingkan dengan volume sampah yang dihasilkan selama masa libur Idul Fitri berlangsung.

“Tidak kasat mata kecepatan membuang sampah mengalahkan kecepatan mengangkut sampah,” tulis Jon Hendri sembari melampirkan foto tumpukan limbah plastik yang meluber hingga ke badan jalan.

Masyarakat dan pengunjung kini mempertanyakan keberadaan Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci. Sebagai institusi yang bertanggung jawab penuh atas pengelolaan objek wisata, kegagalan dalam menjaga kebersihan di momen krusial seperti libur lebaran ini dianggap sebagai bentuk penurunan kinerja yang serius.

“Ini menunjukkan kinerja Dinas Pariwisata yang melemah. Bagaimana mungkin di momen Idul Fitri 1447 H di mana pengunjung ramai, justru dikepung tumpukan sampah? Di mana fungsi pengawasan dan armada pengangkut mereka?” ujar seorang warga dengan nada kecewa.

Tumpukan sampah tersebut terpantau berada tepat di area utama akses masuk objek wisata. Hal ini menciptakan ironi besar; momen hari raya yang seharusnya bersih dan nyaman justru tercoreng oleh ketidapedulian pengelolanya terhadap limbah yang dihasilkan. Bau tidak sedap yang mulai menyerbak juga mengganggu kenyamanan wisatawan yang datang untuk berlibur.

Kritik yang disampaikan Jon Hendri melalui media sosial ini menjadi bola salju yang memicu desakan evaluasi total terhadap manajemen Dinas Pariwisata. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan agar citra pariwisata Kerinci tidak hancur di mata publik akibat masalah sampah yang terbengkalai setiap kali masa liburan tiba.

“Jangan hanya pandai mempromosikan wisata, tapi manajemen dasarnya seperti pengelolaan sampah saja gagal. Dinas Pariwisata harus bertanggung jawab atas kondisi pasca lebaran ini,” tambah warga lainnya.

Laporan: Tim Redaksi

Sumber Informasi: Postingan Akun Facebook Resmi Jon Hendri

Lokasi: Danau Kerinci, Jambi

Penulis : Edi Tanjung