👁️ Dilihat: 47 kali

SUNGAI PENUH MEDIA SINDENT – Kolaborasi antara Kodim 0417/Kerinci dan Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025 resmi berjalan di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Pondok Tinggi.

Program lintas sektor ini menandai percepatan pembangunan di wilayah perdesaan, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Salah satu fokus utama TMMD tahun ini adalah pembukaan jalan baru sepanjang 1 kilometer di RT 04—akses vital yang selama ini sangat dibutuhkan warga.

Kepala Desa Sungai Jernih, Rudi Hartono, mengapresiasi realisasi program ini, yang awalnya merupakan usulan resmi dari pemerintah desa pada tahun 2024.

“Alhamdulillah, usulan ini akhirnya terwujud melalui kerja sama dengan TMMD dan Dinas PUPR Kota Sungai Penuh. Ini adalah langkah besar untuk membuka isolasi wilayah dan mendorong roda ekonomi warga,” ujar Rudi.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, TMMD juga membawa sentuhan sosial ke tengah masyarakat. Berbagai kegiatan seperti pengobatan gratis, bantuan langsung untuk warga, dan kerja bakti massal dilaksanakan bersama warga dan anggota TNI.

“TMMD ini bukan sekadar pembangunan jalan, tapi juga membangun semangat kebersamaan. TNI dan masyarakat bahu-membahu menyukseskan kegiatan dari awal hingga akhir,” tambah Rudi.

Warga dan perangkat desa terlihat aktif menggali, membersihkan, dan menata lokasi jalan yang akan dibuka. Sinergi ini membuktikan bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam pembangunan desa.

Dalam setiap kesempatan, Rudi Hartono selalu menyampaikan pesan kuat kepada seluruh warganya: bahwa pembangunan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya milik pemerintah atau TNI.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Desa Sungai Jernih untuk terlibat aktif. Jangan hanya jadi penonton! Mari kita jadi pelaku pembangunan. Desa ini adalah milik kita bersama,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa semangat gotong royong adalah fondasi dari kemajuan yang adil dan merata. Dengan jalan terbuka, akses semakin mudah, dan ke depan, potensi desa bisa dikembangkan secara maksimal.

“Dengan gotong royong, kita wujudkan Sungai Penuh yang maju, berkeadilan, dan merata dari desa ke kota,” pungkasnya.