👁️ Dilihat: 47 kali

Jakarta, MSNC- Dalam momentum bersejarah peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyerukan kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tampil sebagai kekuatan penegak hukum yang profesional, bersih, dan berpihak pada rakyat.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Presiden saat memimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-79 yang berlangsung khidmat di Pelataran Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Selasa (1/7/2025).

“Bangsa dan negara kita membutuhkan kepolisian yang tangguh, unggul, bersih, dan dicintai rakyat. Polisi yang berada di tengah rakyat, membela rakyat, melindungi rakyat  khususnya mereka yang paling lemah, tertindas, dan miskin,” tegas Presiden Prabowo di hadapan ribuan personel kepolisian dan tamu undangan.

Presiden menekankan bahwa keberadaan Polri di tengah masyarakat harus menjadi manifestasi nyata dari pengabdian kepada nusa dan bangsa, bukan sekadar pelaksanaan tugas formal. Polri, katanya, harus mampu menjadi bagian dari rakyat, bukan berdiri di atas rakyat.

“Cita-cita bangsa kita adalah mewujudkan Indonesia tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, dan penuh dengan keadilan. Untuk itu, Polri harus mengedepankan kepentingan rakyat di atas segalanya,” ujar Prabowo.

Dalam pidatonya, Presiden juga memberikan pesan moral dan ideologis yang kuat kepada seluruh insan Bhayangkara. Ia menekankan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri adalah fondasi utama yang tidak boleh dikorbankan oleh tindakan-tindakan yang merugikan citra institusi.

“Jangan sekali-kali mengecewakan rakyat. Jadilah Bhayangkara sejati, Rastra Sewakottama abdi utama bagi nusa dan bangsa. Polisi yang hadir di tengah rakyat, dicintai karena pengabdiannya, bukan ditakuti karena kekuasaannya,” tandas Presiden.

Presiden Prabowo menutup sambutannya dengan mengucapkan selamat kepada seluruh anggota kepolisian atas Hari Bhayangkara ke-79. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Polri selama ini, sembari mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendukung transformasi Polri menjadi institusi yang lebih kuat, transparan, dan berpihak kepada keadilan.
Momentum Refleksi dan Perubahan

Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini bukan hanya menjadi seremoni, melainkan momentum refleksi bagi Polri untuk semakin memperkuat jati diri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Seiring dengan arahan Presiden, masyarakat berharap Polri ke depan akan semakin membumi, melayani dengan hati, dan konsisten dalam menegakkan hukum secara adil.  (*)