šŸ‘ļø Dilihat: 55 kali

Kerinci, Jambi .MSNC — Suasana hangat dan penuh kegembiraan menyelimuti Desa Pungut Tengah, Kecamatan Air Hangat Timur, saat masyarakat secara antusias menyambut kedatangan Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., dalam rangka kegiatan panen ikan semah di kawasan Lubuk Larangan Sungai Sandar Sabtu (12/4/2025).

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu pagi ini merupakan bagian dari tradisi adat masyarakat setempat yang telah berlangsung secara turun-temurun. Lubuk Larangan dikenal sebagai simbol kearifan lokal dalam menjaga ekosistem sungai serta sebagai bentuk nyata ketahanan pangan berkelanjutan yang berbasis budaya.

Kehadiran Bupati Monadi, yang didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci, Novra Wenti Monadi, S.E., Sekda Kerinci dan beberapa OPDĀ  menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Desa Pungut Tengah. Tokoh-tokoh masyarakat bersama warga menyambut hangat kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Kerinci tersebut sebagai bentuk apresiasi atas dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya dan lingkungan.

Dalam sambutannya, Bupati Monadi menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan komitmen masyarakat dalam menjaga tradisi Lubuk Larangan. Beliau menegaskan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya penting dari sisi budaya, tetapi juga berperan strategis dalam memperkuat ketahanan pangan dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.ā€œTradisi Lubuk Larangan adalah warisan yang harus kita jaga bersama. Di dalamnya terdapat nilai gotong royong, kesadaran lingkungan, dan kebersamaan yang menjadi kekuatan masyarakat Kerinci. Pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini agar terus lestari dan memberi manfaat nyata bagi generasi yang akan datang,ā€ ujar Bupati Monadi.

Acara panen ikan semah tersebut berlangsung meriah, diiringi dengan semangat kebersamaan dan antusiasme warga yang memadati tepian sungai. Momentum ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat menghadirkan harmoni dalam pembangunan, pelestarian alam, dan penguatan identitas budaya daerah.

Sumber : Kiminfo Kerinci

Penulis : Rakina

Editor : Edi Tanjung