šŸ‘ļø Dilihat: 53 kali

Sungai Penuh . Jambi – Media Sindent Indonesia – Keberadaan titik parkir di sekitar Lapangan Merdeka Sungai Penuh kembali menjadi sorotan. Diduga, pengelolaan parkir di kawasan ini belum memberikan kontribusi yang optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menegaskan pentingnya transparansi dan pengelolaan yang jelas dalam sektor parkir guna meningkatkan pendapatan daerah.

Dalam pertemuan dengan para pedagang yang sebelumnya berjualan di Lapangan Merdeka, Wali Kota Alfin, SH, menyampaikan bahwa pemerintah sangat peduli terhadap kesejahteraan masyarakat dan ingin menata kota dengan lebih baik. Salah satu langkah yang diambil adalah menertibkan para pedagang serta memastikan pengelolaan parkir yang lebih tertata.

“Akan lebih baik jika pedagang berjualan di tempat yang telah disediakan daripada tersebar di Lapangan Merdeka. Dengan berada di satu lokasi yang sama, masyarakat akan lebih mudah berbelanja, sehingga kegiatan ekonomi pun dapat berjalan lebih baik,” ujar Wakil Wali Kota Azhar Hamzah.

Lebih lanjut, Wawako menegaskan bahwa kebijakan penertiban pedagang dan parkir di sekitar Lapangan Merdeka bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, tertib, dan mendukung pembangunan kota.

“Kami sangat menghargai para pedagang dan profesi mereka. Namun, aturan harus tetap ditegakkan. Kita tidak bisa memanfaatkan kesempatan tanpa mempertimbangkan aspek ketertiban dan keteraturan,” tegasnya.

Selain itu, Azhar Hamzah juga menyoroti penggunaan trotoar sebagai tempat berjualan. Menurutnya, trotoar diperuntukkan bagi pejalan kaki dan tidak boleh digunakan untuk aktivitas perdagangan.

“Berjualan di trotoar tidak diperbolehkan karena itu merupakan hak para pejalan kaki. Kami tetap akan menampung aspirasi masyarakat terkait hal ini, termasuk mengenai pengelolaan parkir di sekitar Lapangan Merdeka. Perlu ada kepastian dari dinas terkait mengenai legalitas dan pengelolaannya,” ujarnya.

Wawako menyoroti pentingnya transparansi dalam sistem pengelolaan parkir. Setiap kali ada acara atau keramaian, area di sekitar Lapangan Merdeka selalu dipenuhi kendaraan yang diparkir, sehingga perlu ada kejelasan mengenai sistem pengelolaannya dan kemana setoran parkir disalurkan.

“Pengelolaan parkir harus dilakukan secara transparan. Kita tahu bahwa parkir merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sungai Penuh. Jika dikelola dengan baik, pendapatan dari sektor ini dapat mendukung pembangunan kota secara lebih optimal,” tambahnya.

Pemerintah Kota Sungai Penuh terus berupaya untuk menata kawasan Lapangan Merdeka dan sekitarnya demi menciptakan lingkungan yang lebih tertib, nyaman, serta mendukung peningkatan PAD dan pembangunan kota yang berkelanjutan.

( Edi Tanjung )