Kerinci Suara Independent.com- Suasana Sabtu sore (28/3/2026) di Desa Pengasilama dan sekitarnya yang semula tenang mendadak berubah mencekam. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut tidak hanya membawa air, tetapi juga butiran kristal es yang disertai angin kencang.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB ini mengejutkan warga setempat. Bunyi dentuman keras akibat butiran es yang menghantam atap seng membuat rumah-rumah warga terasa bergetar hebat.
“Atap Seperti Dilempari Batu”
Azza salah seorang warga menuturkan bahwa suara hujan kali ini terdengar sangat berbeda dari biasanya. “Suaranya sangat keras, atap rumah sampai bergetar. Pas kami cek ke luar, ternyata ada butiran putih seperti kristal batu es di halaman,” ungkapnya.
Fenomena hujan es ini berlangsung kurang lebih selama satu jam. Meskipun intensitas hujan sangat tinggi dan angin bertiup kencang, warga memilih untuk tetap berada di dalam rumah demi keamanan.
Situasi Terkini: Belum Ada Laporan Kerusakan
Hingga berita ini diturunkan pada Sabtu malam, situasi di Desa Pengasilama dilaporkan mulai kondusif. Meski sempat memicu kekhawatiran akan adanya pohon tumbang atau kerusakan bangunan akibat terjangan angin dan hantaman es, namun laporan sementara menunjukkan kondisi yang cukup aman.
“Sampai saat ini, kami belum menerima laporan adanya kayu (pohon) tumbang maupun kejadian menonjol lainnya pasca badai tadi sore,” ujar perwakilan setempat.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang mungkin masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, mengingat masa pancaroba yang sering kali memicu fenomena cuaca serupa.
Editor: [Edi Tanjung/Redaksi] Lokasi: Desa Pengasilama





Tinggalkan Balasan