👁️ Dilihat: 55 kali

Malasyia MSNC-  Setelah tujuh bulan pelarian lintas negara, tersangka pelaku pembunuhan sadis atas seorang wanita paruh baya akhirnya berhasil diringkus . Agus Kurnia, pria yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan terhadap EJ (45), warga Dusun Desa Koto Pandan, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, ditangkap oleh Tim Reskrim Polres Kerinci bekerja sama dengan Polda Jambi, Bareskrim Polri, dan Interpol di wilayah Malaysia.

Penangkapan ini menjadi bukti konkret kerja keras dan dedikasi tinggi dari aparat Polres Kerinci di bawah Polda Jambi dalam menuntaskan kasus kriminal berat yang sempat menggemparkan masyarakat Jambi di akhir tahun 2024.

Agus Kurnia diketahui melarikan diri ke Malaysia sejak kejadian tragis tersebut pada Jumat, 26 Desember 2024. Korban ditemukan tak bernyawa di sebuah gudang pupuk di Desa Lolo Gedang, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci, dalam kondisi yang mengenaskan.

Berbulan-bulan lamanya pelaku menghilang tanpa jejak, hingga akhirnya kerja sama lintas batas aparat penegak hukum Indonesia membuahkan hasil. Penangkapan Agus Kurnia dilakukan secara terkoordinasi dan terukur, dengan melibatkan berbagai instansi termasuk Interpol.

Sebuah video berdurasi singkat yang dirilis oleh akun media sosial Indojati Pos dan Dewi Wilonna menunjukkan detik-detik keberangkatan tim Polres Kerinci yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Very Prasetiwan, SH, MH. Dalam video tersebut, AKP Very terlihat menyampaikan bahwa rombongan tim telah bertolak dari Bandara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat, menuju Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (29/6/2025).

Dalam tayangan lainnya, tampak Wakapolres Kerinci, Kompol Eko Prasetyo Dafarta Breabina, SH, SIK, MSI, mendampingi langsung proses ekstradisi tersangka. Agus Kurnia terlihat mengenakan pakaian sederhana dan tangan diborgol, dikawal ketat oleh petugas saat mendarat di Tanah Air.

Keberhasilan ini menandai komitmen tegas Polres Kerinci dan Polda Jambi dalam menindak kejahatan berat. Tak ada tempat aman bagi pelaku kriminal, bahkan jika mereka mencoba bersembunyi di luar negeri.

Masyarakat Jambi dan Indonesia kini menantikan jawaban atas pertanyaan besar,  Apa yang mendorong Agus Kurnia hingga tega menghabisi nyawa seorang wanita di gudang pupuk yang sepi? Jawabannya akan segera terkuak dalam proses hukum yang berjalan. ( Edi.T )