👁️ Dilihat: 72 kali

SUNGAI PENUH, Suara Independent.com – Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, menghadiri pembukaan Intermediate Training Latihan Kader II (LK II) tingkat nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kerinci–Sungai Penuh yang berlangsung di Aula Perpustakaan IAIN Kerinci, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan kaderisasi yang dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai 9 hingga 14 Oktober 2026, mengusung tema “Reaktualisasi Khittah Perjuangan HMI di Tengah Transformasi Sosial.” Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kapasitas intelektual, kepemimpinan, dan integritas kader dalam menghadapi perubahan sosial, ekonomi, serta teknologi.

Kehadiran Hutri Randa dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya menunjukkan dukungan terhadap pengembangan kualitas generasi muda, khususnya mahasiswa yang dipersiapkan menjadi bagian dari kepemimpinan masa depan.

Pembukaan LK II tingkat nasional ini turut dihadiri Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi Drs. Atma Jaya, M.Si., anggota DPRD Kabupaten Kerinci Irwandi, perwakilan Kejaksaan Negeri dan Polres Kerinci, Ketua Umum MD KAHMI Soni Indra, para alumni HMI, serta kader HMI Cabang Kerinci–Sungai Penuh.

Dalam kegiatan tersebut, Atma Jaya membacakan sambutan tertulis Gubernur Jambi yang menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai mitra strategis masyarakat sekaligus agen perubahan. Mahasiswa diharapkan mampu berpikir kritis, objektif, dan kreatif dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan apresiasi kepada HMI Cabang Kerinci–Sungai Penuh yang terus menjaga tradisi perkaderan, intelektualisme, dan nilai-nilai perjuangan organisasi.

Alfin menilai LK II merupakan wadah strategis untuk membentuk kader yang memiliki kapasitas intelektual, integritas, wawasan luas, serta kemampuan kepemimpinan yang kuat.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh sangat terbuka terhadap kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, termasuk HMI, dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendorong percepatan pembangunan daerah,” ujar Alfin.

Senada dengan itu, Bupati Kerinci Monadi menegaskan bahwa kaderisasi merupakan investasi penting dalam menyiapkan generasi muda yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan daerah.

Monadi berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut untuk memperluas wawasan kebangsaan, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta membangun jaringan yang bermanfaat bagi pengabdian kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati Kerinci secara resmi membuka kegiatan Intermediate Training LK II tingkat nasional HMI Cabang Kerinci–Sungai Penuh sebagai tanda dimulainya rangkaian kaderisasi hingga 14 Oktober 2026.

Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan kader-kader yang adaptif terhadap perkembangan zaman, memiliki integritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan semangat pengabdian.

Melalui partisipasi dalam kegiatan tersebut, dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia diharapkan semakin kuat. Generasi muda yang berkualitas, kritis, dan berjiwa kepemimpinan menjadi salah satu modal penting untuk mendorong kemajuan Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Edi Tanjung