👁️ Dilihat: 65 kali

SUNGAI PENUH, Suara Independent.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh memperkuat dukungan terhadap pengembangan sektor perkebunan melalui penyaluran 219.000 batang bibit kopi kepada 11 kelompok tani di Desa Renah Kayu Embun, Kecamatan Kumun Debai.

Bibit kopi tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., Jumat (11/9/2026), usai pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Nurul Haq, Desa Renah Kayu Embun.

Bantuan terdiri dari bibit Kopi Arabika Gayo 3 dan Robusta. Penyaluran tersebut diarahkan untuk memperkuat sektor perkebunan sekaligus mendukung pengembangan dan hilirisasi komoditas kopi di Kota Sungai Penuh.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Alfin didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Sekretaris Daerah Alpian, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Penyerahan bantuan yang berlangsung di halaman Masjid Nurul Haq tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mendorong pengembangan kopi sebagai salah satu komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Selain bibit kopi, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga menyalurkan bantuan pupuk kompos hasil olahan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Renah Kayu Embun.

Pupuk kompos diberikan sebanyak dua karung kepada setiap warga yang berada di sekitar TPST, serta satu karung bagi masyarakat yang memiliki lahan perladangan di Desa Renah Kayu Embun.

Wali Kota Alfin mengatakan bantuan bibit kopi dan pupuk kompos merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam mendukung peningkatan produktivitas perkebunan sekaligus mendorong kesejahteraan petani.

Menurutnya, kopi memiliki prospek pengembangan sehingga perlu didukung melalui pemanfaatan bibit yang baik, perawatan tanaman secara berkelanjutan serta keterlibatan aktif kelompok tani.

“Bibit kopi ini harus dimanfaatkan dan dirawat sebaik mungkin. Pemerintah berharap seluruh kelompok tani dapat menanam, memelihara, hingga mengembangkan tanaman kopi ini sehingga ke depan mampu meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraan petani,” ujar Alfin.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan pupuk kompos hasil pengolahan TPST sebagai bagian dari penerapan pertanian yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang memiliki nilai manfaat.

“Pemanfaatan kompos ini bukan hanya membantu menyuburkan tanaman, tetapi juga menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.

Wali Kota berharap bantuan tersebut dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat sektor pertanian dan perkebunan di Desa Renah Kayu Embun.

Pengembangan komoditas kopi diharapkan mampu mendorong terbentuknya sentra-sentra produksi kopi berkualitas dari Kota Sungai Penuh yang dapat berkembang dan bersaing di pasar regional maupun nasional.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Alfin juga menyerahkan penghargaan kepada tenaga kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan kota.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan gerakan penanaman bibit kopi secara simbolis bersama para tamu undangan dan kelompok tani.

Penanaman tersebut menjadi penanda dimulainya upaya percepatan pengembangan dan hilirisasi komoditas kopi di Kota Sungai Penuh Tahun 2026, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Sumber : (Kominfo)

 Edi.T