👁️ Dilihat: 37 kali

SUNGAI PENUH – SUARA INDEPENDENT.COM – Nuansa merah putih dan semangat nasionalisme terasa kuat di Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh, Senin (17/8/2026). Ribuan peserta mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh khidmat.

Upacara yang menjadi salah satu agenda utama peringatan HUT Kemerdekaan RI di Kota Sungai Penuh tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh Alfin selaku Inspektur Upacara.

Sejak rangkaian upacara dimulai, suasana Lapangan Merdeka tampak tertib. Barisan peserta dari berbagai unsur berdiri dengan penuh disiplin mengikuti setiap tahapan prosesi. Penghormatan kepada bendera, mengheningkan cipta hingga pembacaan teks Proklamasi menjadi bagian yang mengingatkan seluruh peserta akan besarnya perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

Hadir dalam upacara tersebut Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alpian, para Asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kapolres Kerinci, Dandim 0417/Kerinci, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kehadiran jajaran pemerintah daerah, unsur TNI-Polri dan berbagai elemen lainnya memperlihatkan kuatnya kebersamaan dalam memperingati hari bersejarah bagi bangsa Indonesia tersebut.

Pengibaran Sang Merah Putih Berlangsung Khidmat

Rangkaian upacara diawali dengan persiapan pasukan di lapangan. Setelah seluruh peserta berada dalam posisi, Komandan Upacara memasuki lapangan dan melaporkan kesiapan kepada Inspektur Upacara.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara. Dalam suasana yang semakin hening dan penuh perhatian, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Sungai Penuh mengambil posisi untuk menjalankan tugas penting mengibarkan Sang Merah Putih.

Dengan langkah tegap dan gerakan yang terukur, Paskibraka melaksanakan tugas pengibaran bendera. Sang Merah Putih perlahan naik ke puncak tiang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling sakral dalam upacara. Seluruh peserta berdiri tegap memberikan penghormatan kepada bendera sebagai simbol negara dan lambang persatuan bangsa.

Berkibarnya Sang Merah Putih di Lapangan Merdeka tidak sekadar menjadi bagian dari prosesi upacara. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini lahir dari perjuangan panjang, pengorbanan dan semangat para pahlawan yang rela mempertaruhkan jiwa dan raga demi Indonesia.

Mengheningkan Cipta, Mengenang Jasa Para Pahlawan

Suasana lapangan semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti prosesi mengheningkan cipta.

Dalam keheningan tersebut, para peserta mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan. Kemerdekaan yang diraih bangsa Indonesia tidak datang dengan mudah, sehingga generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mengisinya dengan hal-hal yang positif.

Rangkaian upacara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pembacaan teks Proklamasi menjadi pengingat kembali terhadap tonggak sejarah bangsa pada 17 Agustus 1945. Setelah lebih dari delapan dekade, semangat yang terkandung dalam Proklamasi tetap menjadi landasan bagi seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan dan membangun masa depan Indonesia.

Alfin: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kebersamaan

Dalam amanatnya, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut menyukseskan pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Alfin memberikan penghargaan kepada jajaran TNI dan Polri, perangkat daerah, petugas upacara, Paskibraka, serta seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian upacara dengan tertib dan penuh disiplin.

Menurut Alfin, keberhasilan pelaksanaan upacara tidak terlepas dari kerja sama dan kebersamaan berbagai pihak. Semangat tersebut, kata dia, harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kemerdekaan, menurutnya, bukan hanya momentum untuk mengenang sejarah, tetapi juga kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk memperkuat persatuan dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah.

“Momentum kemerdekaan ini hendaknya menjadi semangat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Kota Sungai Penuh,” ujar Alfin.

Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan penting dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Sungai Penuh. Di tengah berbagai tantangan pembangunan, persatuan dan gotong royong dinilai menjadi modal penting untuk mewujudkan kemajuan daerah.

Pemerintah dan masyarakat memiliki peran yang sama dalam mengisi kemerdekaan. Pemerintah menjalankan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, sementara masyarakat dapat berkontribusi melalui kepedulian, kebersamaan serta dukungan terhadap berbagai program pembangunan.

Upacara Ditutup dengan Doa

Setelah seluruh rangkaian utama selesai, upacara dilanjutkan dengan pembacaan doa. Seluruh peserta kembali mengikuti prosesi dengan tertib sebelum Komandan Upacara menyampaikan laporan kepada Inspektur Upacara.

Penghormatan kepada Inspektur Upacara kemudian menjadi bagian akhir dari rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut.

Meskipun upacara telah selesai, semangat yang dibawa dari peringatan kemerdekaan diharapkan tidak berhenti di Lapangan Merdeka. Nilai persatuan, kedisiplinan dan gotong royong diharapkan dapat terus diwujudkan dalam kehidupan masyarakat.

Penyerahan Remisi bagi Warga Binaan

Rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Sungai Penuh kemudian dilanjutkan dengan pemberian remisi kepada warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sungai Penuh.

Pemberian remisi menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan sekaligus memiliki makna tersendiri dalam proses pembinaan warga binaan.

Momentum tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat untuk melakukan perubahan dan memperbaiki diri. Remisi bukan hanya dimaknai sebagai bagian dari hak warga binaan, tetapi juga menjadi dorongan untuk menjalani proses pembinaan dengan lebih baik serta mempersiapkan diri kembali ke tengah-tengah masyarakat.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Sungai Penuh akhirnya tidak hanya menjadi sebuah seremoni tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi ruang refleksi bersama tentang arti kemerdekaan, persatuan dan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat dalam melanjutkan cita-cita perjuangan para pendahulu bangsa.

Dengan semangat persatuan dan gotong royong, Pemerintah Kota Sungai Penuh mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengambil bagian dalam pembangunan. Kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata, pengabdian dan kontribusi positif sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Semangat merah putih yang berkibar di Lapangan Merdeka diharapkan menjadi simbol tekad bersama untuk menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan dan terus bergerak membangun Kota Sungai Penuh menuju masa depan yang lebih baik.

Sumber: MC Diskominfo
Editor: Yuni Mariana