👁️ Dilihat: 152 kali

JAKARTA SUARA INDEPENDENT.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memerintahkan seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat menangani masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Instruksi tersebut disampaikan setelah gempa melanda wilayah Flores dan menimbulkan dampak terhadap masyarakat. Pemerintah langsung mengerahkan sejumlah pejabat pusat serta lembaga terkait untuk turun ke wilayah terdampak, khususnya Labuan Bajo dan Maumere, pada Sabtu (15/8/2026).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden Prabowo telah meminta seluruh jajaran pemerintah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.

“Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Presiden Prabowo juga telah menugaskan beberapa pejabat pusat untuk langsung ke Labuan Bajo dan Maumere hari ini,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/8/2026).

Sejumlah pejabat pemerintah pusat ditugaskan langsung menuju wilayah terdampak untuk membantu percepatan penanganan bencana.

Mereka terdiri dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Wakil Menteri Kesehatan, serta Wakil Menteri Sosial.

Selain jajaran kementerian dan lembaga, pemerintah juga mengerahkan sejumlah BUMN untuk mendukung kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Perusahaan dan lembaga yang turut diberangkatkan antara lain PLN, Telkom, Pertamina, dan Bulog.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut diarahkan untuk mempercepat pemulihan layanan dasar sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera dipenuhi.

Pemerintah juga telah mengirimkan bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang terdampak gempa.

Sebanyak 50.000 paket sembako dari Bantuan Presiden (Banpres) telah diberangkatkan menuju Maumere untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Selain itu telah diberangkatkan ke Maumere berupa 50.000 paket sembako dari Banpres untuk masyarakat terdampak,” kata Teddy.

Pemerintah memastikan penanganan di lapangan akan terus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi dengan melibatkan seluruh unsur terkait.

Teddy menegaskan pemerintah akan terus memantau kondisi masyarakat terdampak dan memastikan bantuan dapat disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Pemerintah terus bergerak cepat menangani saudara-saudara kita di NTT,” pungkasnya.

Sumber: Sekretariat Kabinet Republik Indonesia dan Presiden Republik Indonesia. (Ed*)