👁️ Dilihat: 257 kali

SUNGAI PENUH SUARA INDEPENDENT.COM – Segenap Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sungai Penuh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pengukuhan gelar adat kehormatan kepada Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., dan Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, S.E., M.M., dalam rangkaian Kenduri Clak, Kenduri Piageang, Kenduri Adeak, dan Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh yang berlangsung pada 4–5 Juli 2026.

Dalam prosesi adat tersebut, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H. dikukuhkan dengan gelar adat kehormatan “Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh”, sementara Sekretaris Daerah Alpian, S.E., M.M. menerima gelar adat kehormatan “Depati Setyo Negroi Tanoh Sunge Pnoh”.

Pimpinan dan seluruh Anggota DPRD Kota Sungai Penuh menilai penganugerahan gelar adat tersebut merupakan bentuk penghormatan yang tinggi dari para pemangku adat kepada para pemimpin daerah yang dinilai memiliki komitmen dalam menjaga kelestarian adat istiadat, budaya, serta nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para leluhur Enam Luhah Sungai Penuh.

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh beserta seluruh unsur pimpinan dan anggota DPRD berharap amanah yang melekat pada gelar adat kehormatan tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus mengabdikan diri kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam membangun Kota Sungai Penuh yang maju tanpa meninggalkan akar budaya.

“Semoga amanah yang diemban melalui gelar adat kehormatan ini menjadi inspirasi untuk terus menjaga, melestarikan, dan memajukan nilai-nilai adat istiadat serta budaya luhur Enam Luhah Sungai Penuh demi terwujudnya masyarakat yang beradat, harmonis, maju, dan sejahtera,” demikian harapan yang disampaikan segenap Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sungai Penuh.

Momentum Kenduri Sko Enam Luhah tidak hanya menjadi perayaan adat semata, tetapi juga menjadi simbol kuat persatuan masyarakat, pelestarian warisan budaya, serta penguatan identitas daerah di tengah perkembangan zaman. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga adat, dan seluruh elemen masyarakat, tradisi luhur ini diharapkan terus lestari dan menjadi kebanggaan generasi masa kini maupun masa mendatang.

Edi.Tanjung