KERINCI – Aktivitas galian C ilegal di kawasan hulu sungai Kabupaten Kerinci diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya pendangkalan sungai yang berujung pada meluapnya air ke permukiman warga saat hujan deras.
Warga mengaku khawatir dengan aktivitas pengerukan material pasir dan batu yang disebut masih berlangsung di sejumlah titik aliran sungai. Material tanah yang terbawa arus diduga menyebabkan sedimentasi sehingga kapasitas sungai menurun.
Akibat kondisi tersebut, air sungai disebut lebih mudah meluap dan menggenangi rumah warga ketika intensitas hujan meningkat.
“Sekarang kalau hujan deras air cepat naik. Warga berharap ada tindakan dari pemerintah,” ujar salah seorang warga.
Selain merendam permukiman, luapan air juga disebut berdampak terhadap lahan pertanian warga dan akses jalan lingkungan.
Masyarakat meminta aparat penegak hukum serta pemerintah daerah turun langsung melakukan penertiban terhadap aktivitas galian C ilegal yang diduga merusak lingkungan dan mengancam keselamatan warga.
Pengamat lingkungan menilai aktivitas tambang ilegal di daerah aliran sungai berpotensi mempercepat erosi dan pendangkalan sungai apabila tidak diawasi dengan baik.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah penanganan agar dampak banjir tidak semakin meluas, terutama saat musim hujan.
Edi.T





Tinggalkan Balasan