👁️ Dilihat: 558 kali

Sungai Penuh – Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., M.M., bersama Ketua Persatuan Istri Anggota DPRD (PIAD) Kota Sungai Penuh, Ny. Are Nur Angreini, S.Pd., M.Pd., menghadiri sekaligus menyaksikan penutupan kegiatan Parade Busana Batik Kreasi dan Lomba Lagu Daerah yang digelar di Gedung Nasional, Sabtu (25/04/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sungai Penuh ini berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak awal hingga penutupan, acara dipadati peserta dan pengunjung yang menunjukkan tingginya minat terhadap pelestarian budaya daerah.

Parade busana batik kreasi menjadi salah satu daya tarik utama dengan menampilkan berbagai desain inovatif dari perwakilan instansi dan organisasi wanita. Karya yang ditampilkan memadukan motif tradisional dengan sentuhan modern, mencerminkan kekayaan budaya sekaligus kreativitas perempuan daerah.

Selain itu, lomba lagu daerah turut menyemarakkan kegiatan dengan penampilan para peserta yang membawakan lagu-lagu khas Sungai Penuh. Penampilan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam menjaga dan melestarikan kearifan lokal.

Dalam ajang tersebut, Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Kota Sungai Penuh berhasil menorehkan prestasi membanggakan, di antaranya meraih TOP 5 Creative Innovation Terbaik II pada kategori fashion show serta TOP 5 Performance Terbaik IV pada lomba lagu daerah. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada PIAD Kota Sungai Penuh dalam Parade Batik Kreasi.

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas, tetapi juga sarana penting dalam melestarikan budaya daerah. Kami DPRD sangat mengapresiasi peran aktif perempuan, khususnya melalui Dharma Wanita Persatuan dan PIAD, yang terus menunjukkan kontribusi nyata dalam pembangunan serta pelestarian kearifan lokal,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga dinilai berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal, sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk berkembang melalui promosi produk dan karya daerah.

DPRD Kota Sungai Penuh berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai ruang edukasi, promosi budaya, serta penguatan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, nilai-nilai budaya daerah tetap terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang, sekaligus mempercepat terwujudnya pembangunan daerah yang maju, adil, dan sejahtera

Edi Tanjung