👁️ Dilihat: 561 kali

SUNGAI PENUH – Tradisi adat kembali menggema di Tanah Kerinci. Kenduri Sko Karang Setio TAP di wilayah adat Depati Dua Nenek, Kecamatan Koto Baru, berlangsung meriah dan sarat makna, Minggu (19/4/2026). Antusiasme masyarakat tampak begitu tinggi, menjadikan perhelatan budaya ini kian semarak.

Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH, hadir langsung di tengah-tengah masyarakat. Ia didampingi Wakil Walikota Azhar Hamzah, Ketua TP-PKK Sri Kartini Alfin, serta Ketua GOW. Kehadiran unsur Forkopimda, seperti Dandim 0417/Kerinci dan perwakilan Polres Kerinci, turut menambah khidmat suasana. Tampak pula perwakilan Pemerintah Provinsi Jambi, Asraf, Sekretaris Daerah Alpian, serta jajaran OPD lingkup Pemkot Sungai Penuh.

Nuansa adat begitu terasa saat para Depati dan ninik mamak tampil mengenakan busana tradisional khas Kerinci. Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya akar budaya yang tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.

Kenduri Sko sendiri merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Sungai Penuh dan Kerinci yang sarat nilai kearifan lokal. Tradisi ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga wujud nyata pelestarian adat serta penghormatan terhadap warisan leluhur.

Semarak acara semakin terasa dengan penampilan tari rangguk dan berbagai atraksi budaya lainnya yang memukau para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Wako Alfin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya menjaga dan merawat tradisi sebagai identitas daerah.

“Melalui Kenduri Sko, kita tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kebersamaan dan nilai-nilai adat harus terus dijaga agar tidak tergerus zaman. Menurutnya, budaya merupakan jati diri daerah yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.

Kegiatan berlangsung khidmat namun penuh keakraban. Semangat gotong royong dan kecintaan terhadap budaya yang ditunjukkan masyarakat menjadi bukti bahwa tradisi leluhur tetap hidup dan terjaga hingga kini.

Edi.Tanjung