KERINCI.SI.Com – Kebakaran hebat melanda tiga unit rumah semi permanen di Desa Kota Datuk Semurup, Kecamatan Air Hangat Barat Kerinci, Sabtu (28/03/2026) sekitar pukul 15.10 WIB.
Dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, kebakaran, menurut keterang saksi mata, pertama kali diketahui oleh warga, terlihat dari kejauhan kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi. Saat didekati, api sudah membesar dan melalap lantai dua salah satu rumah.
“Saat kami sampai di lokasi, api sudah besar dangan sangat cepat menyebar. Warga sempat berupaya untuk bantu memadamkan api dengan alat seadanya, namun tidak berhasil,” ujar Yura Sartika.
Tiga rumah yang terbakar diketahui milik Don Porgatmi (48), Jamali (70), dan Raunah (75), yang semuanya berprofesi sebagai petani. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong. Jamali dan Raunah sedang berada di sawah, sementara Don Porgatmi menghadiri acara syukuran.
Sekitar 15 menit setelah kejadian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Tidak lama kemudian, tiga unit tambahan dikerahkan untuk memadamkan Api, sekitar pukul 16.45 Wib khirnya api berhasil dikendalikan.
Kapolsek Air Hangat, AKP Julisman, mengatakan pihak kepolisian langsung melakukan pengamanan lokasi dan masangan garis polisi, serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk pemadam kebakaran dan pemerintah kecanatan, sosial dan melakukan pendataan korban serta penyaluran bantuan sosial,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan para saksi, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik disaat peristiwa terjadi Kondisi rumah keadaan kosong serta material bangunan semi permanen turut mempercepat berkobarnya api.
Pasca kejadian, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian yang dialami korban cukup besar dan berdampak pada kondisi ekonomi mereka.
Untuk sementara waktu, para korban telah diungsikan ke rumah keluarga terdekat.





Tinggalkan Balasan