👁️ Dilihat: 79 kali

SUNGAIPENUH.MediaSindent.Com-Walikoto Sungai Penuh, Alfin,SH mendapat informasi meluapnya Sungai Batang Merao yang telah mengenangi rumah warganya langsung kembali dan menunda beberapa agenda penting.

“Kawasan Desa yang terdampak banjir sejak Kamis (26/11/2025) ini meliputi Desa Larik Kemahan, Desa Paling Serumpun, dan kawasan Pemancar TVRI Kecamatan Hamparan Rawang.

“Jumat (28/11/2025) Sesampainya disungai Penuh,Ia bersama timnya turun kelapangan, sejak pagi menyisir titik-titik paling parah yang terendam air dampak meluapnya Sungai Batang Merao.

Setibanya di lokasi, Alfin bersama jajaran BPBD, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Ketahanan Pangan, serta aparat kecamatan bergerak memeriksa permukiman warga.serta menyapa warga terdapat banjir.

Ia mengamati ketinggian air di beberapa jalur aliran dan memastikan tim lapangan menindaklanjuti laporan warga tanpa menunda waktu. Alfin juga berdialog dengan beberapa warga untuk mengumpulkan informasi langsung mengenai kondisi banjir dan kebutuhan mendesak.

Dalam kunjungannya, Alfin meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan. Ia menegaskan bahwa prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan deras masih berlanjut dalam beberapa hari mendatang, sehingga risiko banjir susulan masih terbuka.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada karena cuaca ekstrem diperkirakan masih berlanjut. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” ujar Alfin.

Selain itu, Alfin memerintahkan Tim Satgas agar tetap siaga di titik rawan, terutama daerah dekat bantalan aliran sungai dan kawasan rendah dan meminta petugas memperkuat pemantauan dan membantu warga yang membutuhkan evakuasi atau bantuan darurat.

Sebelumnya, Alfin sudah menginstruksikan dinas terkait dan Satgas Penanggulangan Bencana untuk turun lebih awal ke lapangan dan menangani area yang mulai terendam. Dengan langkah cepat tersebut, ia berharap penanganan banjir dapat berjalan lebih efektif dan risiko kerugian warga dapat ditekan.

“Sementara kondisi Kota Sungai Penuh, secara umum biasanya jadi langganan banjir sudah tidak terjadi, semua itu tidak terlepas progres selama 10 bulan telah menormalisasi aliran anak-anak sungai, seperti Sungai Batang Bungkal.(Red)’