šŸ‘ļø Dilihat: 60 kali

Dharmasraya Media SindentĀ  – 22 Agustus 2025- Guru-guru SDN 09 Sitiung, Dharmasraya sukses melaksanakan uji coba pengembangan perangkat pembelajaran berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI). Kegiatan yang digelar pada Jumat, 22 Agustus 2025 ini menjadi bukti mutu dan kemampuan guru sekolah dasar dalam beradaptasi dengan perkembangan zaman serta menjawab tantangan pendidikan abad 21.

Program pengembangan ini merupakan hasil kerja sama antara SDN 09 Sitiung dengan tim peneliti Program Studi PGSD Universitas Dharmas Indonesia (Undhari). Tim peneliti dipimpin oleh Ahmad Ilham Asmaryadi, M.Pd, bersama Wiwik Okta Susilawati, M.Pd, Melisa Angrayni, M.Pd, serta Riyadi Saputra, M.Pd yang berperan sebagai fasilitator pembelajaran mendalam (deep learning).

Dengan mengusung tema ā€œPengembangan Perangkat Pembelajaran SD Menggunakan Aplikasi AI Berbasis Deep Learning untuk Meningkatkan Keterampilan 6Cā€, kegiatan ini melatih guru-guru dalam merancang RPP, bahan ajar digital, hingga media pembelajaran interaktif yang terintegrasi dengan aplikasi AI.

Selain praktik pengembangan bahan ajar, kegiatan ini juga diisi dengan penyampaian materi tentang implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) oleh fasilitator. Guru-guru mendapatkan wawasan mengenai strategi pembelajaran yang mendorong siswa untuk berpikir kritis, kolaboratif, kreatif, dan komunikatif sesuai dengan profil pelajar Pancasila.

Kepala SDN 09 Sitiung, Zulhadi, S.Pd, menyampaikan rasa bangganya.
ā€œGuru-guru kami mampu beradaptasi dengan teknologi baru. AI bukan lagi sesuatu yang jauh dari dunia pendidikan, tetapi menjadi sarana untuk meningkatkan mutu pembelajaran anak-anak didik kita,ā€ ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Peneliti PGSD Undhari, Ahmad Ilham Asmaryadi, M.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga membangun paradigma baru bagi guru dalam memanfaatkan teknologi.
ā€œGuru di era digital harus berani berinovasi. AI dapat menjadi mitra guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan menantang siswa berpikir tingkat tinggi. Kami ingin SDN 09 Sitiung menjadi contoh sekolah yang adaptif dan progresif,ā€ jelasnya.

Selama pelatihan, para guru menunjukkan antusiasme tinggi dalam berdiskusi, mencoba aplikasi AI, hingga menyusun perangkat ajar inovatif. Hasil uji coba membuktikan bahwa teknologi ini dapat membantu guru bekerja lebih cepat sekaligus menghadirkan pembelajaran yang menarik, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan siswa.

Dengan keberhasilan ini, SDN 09 Sitiung Dharmasraya siap menjadi pelopor penerapan teknologi AI dalam pembelajaran tingkat sekolah dasar. Langkah ini diharapkan menginspirasi sekolah-sekolah lain di Dharmasraya untuk berani berinovasi demi peningkatan mutu pendidikan di era digital.