👁️ Dilihat: 47 kali

Kerinci Media sinent – Rasa empati dan kepedulian mendalam ditunjukkan Bupati Kerinci Monadi saat menyambangi Dahlia, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Koto Lebuh Tinggi, Kecamatan Siulak, yang diduga menjadi korban penganiayaan majikan di Malaysia. Kunjungan itu dilakukan pada Selasa (12/8/2025), di kediaman Dahlia yang kini telah kembali ke kampung halamannya.

Dahlia pulang dalam kondisi mengalami gangguan fisik dan trauma psikologis. Kehadirannya di tengah keluarga disambut haru, namun jelas terlihat ia masih membutuhkan pendampingan intensif dari sisi kesehatan maupun mental.

Bupati Monadi datang bersama Kepala Dinas Sosial Juanda Sasmita, Kabid Tenaga Kerja Disnakertrans Kerinci Suhaidir, Camat Siulak Sutan Nurman, pemerintah desa setempat, serta Koordinator Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Jambi. Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan penuh pemerintah daerah dan lembaga pendamping pekerja migran.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Monadi menyerahkan bantuan berupa kursi roda dan beberapa perlengkapan pemulihan.

“Kita akan terus mendampingi dan memastikan hak-hak beliau terpenuhi, baik dari segi kesehatan maupun bantuan sosial,” tegas Bupati Monadi.

Pemerintah Kabupaten Kerinci juga berkomitmen untuk berkoordinasi dengan pihak terkait dalam memastikan perlindungan hukum dan pemenuhan hak-hak Dahlia sebagai pekerja migran. Langkah ini diharapkan dapat menjadi pencegahan agar kasus serupa tidak menimpa warga Kerinci lainnya.

Bupati Monadi mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati sebelum memutuskan bekerja di luar negeri, memastikan kelengkapan dokumen, jalur penempatan resmi, dan perlindungan hukum guna menghindari risiko kekerasan maupun eksploitasi.

“Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Mari kita pastikan setiap warga yang bekerja di luar negeri mendapatkan perlindungan yang layak,” tutupnya.