KERINCI MSNC – H. Mhd. Ikhsan, S.E., M.M. resmi menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Nusa Kerinci untuk periode 2025–2030. Kepastian ini disampaikan melalui unggahan resmi yang dipublikasikan pada Selasa, 6 Agustus 2025, di media sosial Facebook, dan Instagram
Terpilihnya H. Ikhsan menjadi harapan baru dalam membawa perubahan dan stabilitas di lingkungan kampus, setelah sebelumnya sempat terjadi dualisme kepemimpinan yang menimbulkan kegelisahan di kalangan dosen, staf, dan mahasiswa.
Dalam masa kepemimpinannya selama lima tahun ke depan, H. Ikhsan diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan, memperkuat tata kelola kampus, serta menghadirkan inovasi dalam sistem akademik STIA Nusa Kerinci.
Pelantikan ini juga menandai babak baru bagi kampus STIA Nusa dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era digital dan kompetitif. Sejumlah civitas akademika dan masyarakat Kerinci turut menyambut positif pengangkatan H. Ikhsan sebagai ketua yang baru.
H. Mhd. Ikhsan, S.E., M.M. dikenal sebagai sosok akademisi yang berpengalaman dan memiliki rekam jejak panjang di dunia pendidikan tinggi di Kerinci.
-
Ia merupakan alumnus program Sarjana Ekonomi (S.E.) dan melanjutkan pendidikannya pada jenjang Magister Manajemen (M.M.).
-
Sebelum dipercaya sebagai Ketua STIA Nusa, H. Ikhsan telah lama mengabdi sebagai dosen tetap dan pejabat struktural kampus, serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi masyarakat di wilayah Kerinci.
-
Sosoknya dikenal dekat dengan mahasiswa serta memiliki reputasi sebagai pemimpin yang komunikatif, disiplin, dan berorientasi pada pembenahan sistem akademik dan manajemen kampus.
Dengan pengalaman dan komitmen tersebut, banyak pihak menaruh harapan agar di bawah kepemimpinannya, STIA Nusa mampu menjawab tantangan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompleks.
Dalam sambutan singkatnya pasca terpilih, H. Ikhsan menyampaikan komitmennya untuk “membangun STIA Nusa sebagai kampus yang unggul, adaptif, dan inklusif,” dengan mengedepankan kolaborasi antara dosen, mahasiswa, serta pihak yayasan.
Para dosen dan tenaga kependidikan juga menyambut baik pelantikan ini sebagai tanda dimulainya stabilitas baru di tubuh institusi yang sebelumnya sempat goyah akibat kepemimpinan ganda.






Tinggalkan Balasan