👁️ Dilihat: 49 kali

KERINCI MSNC  – Sebanyak 38 lansia dari Desa Koto Agung, Kecamatan Keliling Danau, Kabupaten Kerinci, diwisuda dalam Wisuda Perdana Sekolah Lansia Tangguh Standar 1 (S1) Permata Bunda, Selasa (29/7/2025). Acara bersejarah ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., dan menjadi tonggak penting dalam pemberdayaan lansia di Kabupaten Kerinci.

Sekolah Lansia ini merupakan program pertama di Kerinci yang menerapkan standar nasional kategori S1 dari BKKBN, bertujuan meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, dan peran sosial para lansia di usia senja.

Kegiatan diselenggarakan oleh Dinas PPKBPP&PA Kabupaten Kerinci bekerja sama dengan Pokja II TP PKK Kabupaten Kerinci dan Pemerintah Desa Koto Agung, sebagai wujud sinergi untuk membentuk lansia yang tangguh, sehat, dan berdaya di tingkat desa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kerinci Angra, Kepala Dinas PPKBPP&PA Herjos Neldi, Ketua TP-PKK Kabupaten Kerinci Ny. Novra Wenti Monadi, Ketua GOW Ny. Septi Malinda Murison, Ketua Dharma Wanita Ny. Harmailis, Camat Keliling Danau Az’ari, unsur Forkopimcam, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta pengurus dan fasilitator Sekolah Lansia.

Dalam sambutannya, Bupati Monadi memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan memuji semangat para lansia yang terus ingin belajar.

“Sekolah Lansia adalah bukti bahwa semangat belajar tidak mengenal usia. Lansia bukan akhir dari segalanya, melainkan fase untuk menjadi pribadi yang lebih bijaksana, sehat, dan produktif,” ujar Bupati.

Ia juga mendorong para wisudawan agar terus aktif di masyarakat dan menjadi teladan bagi generasi muda.

“Gunakan ilmu yang telah diperoleh untuk kehidupan sehari-hari. Tetap aktiflah dalam komunitas, jadilah panutan, karena pengalaman dan kebijaksanaan para lansia sangat dibutuhkan oleh generasi penerus,” tambahnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Drs. Putut Riyatno, M.Kes., yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, menyampaikan rasa bangga atas capaian Kabupaten Kerinci.

“Ini bukan hanya soal belajar, tetapi juga tentang membangun rasa percaya diri, kesehatan, dan kebermaknaan hidup di usia senja. Kabupaten Kerinci telah memberikan teladan bahwa lansia bukan hanya dihormati, tetapi juga diberdayakan,” ujar Putut.

Ia berharap program serupa bisa diterapkan di kabupaten/kota lain di Provinsi Jambi untuk memperkuat pembangunan keluarga berbasis siklus kehidupan.

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat dan diharapkan menjadi percontohan program lansia tangguh di tingkat provinsi maupun nasional.