👁️ Dilihat: 51 kali

SUNGAI PENUH, MSNC – Kamis, 17 Juli 2025, menjadi hari yang penuh makna dan emosional bagi para pendidik anak usia dini di Kota Sungai Penuh. Dalam suasana yang hangat, sakral, dan sarat makna, Bunda PAUD Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns., secara resmi mengukuhkan Pengurus Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Sungai Penuh, beserta Bunda PAUD tingkat Kecamatan dan Desa se-Kota Sungai Penuh untuk masa bakti tahun 2025 hingga 2030.

Dengan penuh ketulusan dan kelembutan, Sri Kartini Alfin berdiri di hadapan para ibu-ibu hebat yang akan memikul tanggung jawab besar di pundak mereka yakni mendampingi tumbuh kembang anak-anak usia dini, yang merupakan titik awal dari lahirnya generasi bangsa yang berkarakter, cerdas, dan berakhlak mulia.

Dalam pengukuhan tersebut, Winda Rahayu resmi dikukuhkan sebagai Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Sungai Penuh. Didampingi oleh Reni Kurnia sebagai Wakil Ketua dan Irma Febrianti sebagai Sekretaris, ketiganya diharapkan mampu menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan sistem pendidikan anak usia dini yang merata, berkualitas, dan menjangkau hingga ke pelosok desa.

Acara sakral ini juga turut disaksikan oleh sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Wakil Walikota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alpian, para asisten, kepala SKPD, camat, serta tamu undangan lainnya yang hadir memberikan dukungan moral dan semangat.

Dalam sambutan yang menyentuh hati, Sri Kartini Alfin menyampaikan pesan mendalam yang menggetarkan jiwa:

“Jangan pernah kita anggap remeh peran seorang ibu, peran seorang pendidik di usia dini. Anak-anak kita, mereka ibarat kertas putih yang suci. Setiap goresan, setiap kata, setiap perhatian yang kita berikan hari ini—akan menjadi warna dan bentuk masa depan mereka. Kitalah yang pertama mengajarkan arti kasih sayang, tanggung jawab, dan nilai-nilai kehidupan. Maka, marilah kita jalani peran ini dengan cinta, dengan sabar, dan dengan penuh keyakinan bahwa kita sedang membangun peradaban bangsa dari akarnya,” ungkapnya, dengan suara penuh haru dan keyakinan.

Lebih dari sekadar seremoni pengukuhan, acara ini menjadi panggilan jiwa bagi para ibu dan penggerak PAUD di seluruh penjuru Kota Sungai Penuh. Mereka diajak untuk tidak hanya hadir sebagai pengasuh, tetapi juga sebagai sosok pembimbing yang menyalakan cahaya harapan di dalam diri setiap anak.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga digelar Sosialisasi Program Wajib Belajar 13 Tahun, yang mengangkat tema “Anak Sehat dan Cerdas Menuju Sungai Penuh Juara.” Tema ini tidak hanya menjadi slogan, tetapi cerminan tekad dan visi besar Kota Sungai Penuh untuk melahirkan generasi masa depan yang kuat secara mental, sehat secara fisik, dan cerdas dalam menghadapi tantangan zaman.

Kepemimpinan Sri Kartini Alfin sebagai Bunda PAUD Kota menjadi simbol inspiratif bagi seluruh perempuan di Kota Sungai Penuh. Beliau bukan hanya seorang istri pejabat, tapi seorang figur ibu bangsa yang turun langsung membimbing, merangkul, dan memberi teladan dalam membentuk fondasi pendidikan paling awal—usia dini—yang seringkali justru dilupakan.

Pengukuhan ini menandai awal dari sebuah gerakan kolektif yang luar biasa—sebuah perjalanan panjang yang dilandasi cinta, keikhlasan, dan harapan, untuk menjadikan Kota Sungai Penuh sebagai kota juara, dimulai dari anak-anak usia dini yang tumbuh dalam pelukan pendidikan yang hangat dan berkualitas.

( Rakina)

Editor : Edi Tanjung