šŸ‘ļø Dilihat: 59 kali

Kerinci,MSNCĀ  – Ā Satuan Lalu Lintas Polres Kerinci kembali menunjukkan kinerja responsif dan sigap dalam menangani kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Wisata Air Panas Baru Semurup, Desa Hamparan Pugu, Kecamatan Air Hangat Barat, Senin (30/6) sekira pukul 10.15 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan dua sepeda motor Honda Beat, masing-masing bernomor polisi BH 2260 ZK dan BH 7748 BI, yang menyebabkan satu korban jiwa.

Berdasarkan informasi dari Satlantas Polres Kerinci, korban meninggal dunia adalah Lukman (67), seorang petani asal Desa Siulak Panjang. Ia mengendarai Honda Beat warna pink hitam tanpa SIM dan diduga menabrak bagian belakang motor yang dikendarai oleh Atifa Syaqila (12), seorang pelajar asal Desa Hamparan Pugu.

ā€œKedua kendaraan sama-sama bergerak menuju arah Simpang Air Panas Semurup. Saat Atifa hendak berbelok ke kanan, tiba-tiba dari belakang motor korban menabrak hingga korban hilang kendali dan jatuh ke aspal. Korban mengalami luka serius dan meninggal dunia di lokasi kejadian,ā€ terang petugas Satlantas di lapangan. Atifa sendiri mengalami luka ringan dan selamat dari insiden tragis tersebut.

Olah TKP yang dilakukan Satlantas menunjukkan bahwa kondisi jalan saat kejadian cukup baik—beraspal mulus, kering, dan cuaca cerah. Jalan tersebut memiliki lebar 7 meter dan marka terputus, namun tidak dilengkapi rambu lalu lintas, meski berada di kawasan permukiman penduduk.

Kedua pengendara motor diketahui tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), termasuk korban yang berusia lanjut.

Menanggapi laporan warga, Satlantas Polres Kerinci langsung terjun ke lokasi kejadian, melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan yang terlibat, dan mengumpulkan keterangan saksi. Langkah cepat ini diapresiasi masyarakat setempat karena dinilai mampu mencegah kepanikan dan mengurai arus lalu lintas yang sempat terganggu.

ā€œKami turut berduka atas peristiwa ini. Kami mengimbau seluruh masyarakat Kerinci agar mematuhi aturan berkendara, memiliki SIM, dan selalu waspada saat berada di jalan. Keselamatan adalah prioritas utama,ā€ ujar Kasat Lantas Polres Kerinci.

Tragedi ini menambah daftar peringatan akan pentingnya kelengkapan berkendara, termasuk kepemilikan SIM dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas. Polres Kerinci menegaskan akan terus menggencarkan sosialisasi dan penegakan hukum demi keselamatan bersama.

Sumber : Humas Polres Kerinci

Penulis : Edi Tanjung