👁️ Dilihat: 55 kali

Jambi MSNC – Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Swiss-Belhotel Jambi. Forum ini menjadi ajang penting untuk menyamakan arah dan strategi pembangunan lintas wilayah dalam mewujudkan kemajuan daerah yang merata dan berkelanjutan.

Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., turut hadir dan menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kolaborasi antardaerah serta sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menilai Musrenbang sebagai ruang strategis untuk memperkuat keselarasan program agar pelaksanaan pembangunan dapat lebih terarah dan efisien.

“Musrenbang ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi pembangunan antar daerah, agar ke depan kita dapat bergerak lebih terpadu dan efisien,” kata Monadi.

Ia juga mengapresiasi inisiatif Pemerintah Provinsi Jambi yang membuka ruang partisipatif bagi seluruh elemen dalam proses perencanaan. Menurutnya, aspirasi masyarakat dan kolaborasi antarwilayah menjadi kunci dalam menciptakan pembangunan yang berdampak langsung dan menyeluruh.

“Forum ini penting untuk menyerap aspirasi dan merancang pembangunan yang lebih berdampak langsung bagi masyarakat,” lanjutnya.

Musrenbang dibuka oleh Gubernur Jambi, Al Haris, dan turut dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto. Deputi Bappenas yang membidangi pembangunan manusia dan kebudayaan juga ikut serta secara daring. Kegiatan ini dihadiri pula oleh unsur Forkopimda, anggota legislatif, kepala daerah kabupaten/kota, pimpinan organisasi perangkat daerah, akademisi, serta tokoh masyarakat.

Dalam arahannya, Gubernur Jambi menekankan bahwa penyusunan RPJMD harus dilaksanakan secara menyeluruh, bukan sektoral. Ia mengingatkan bahwa perencanaan yang baik harus mampu menyatukan langkah dan menyinergikan potensi lintas wilayah demi kesejahteraan bersama.

RPJMD Provinsi Jambi mengusung visi “Jambi Mantap Berdaya Saing dan Berkelanjutan di bawah Ridho Allah SWT”, yang dijabarkan melalui misi peningkatan tata kelola pemerintahan, peningkatan daya saing daerah, serta pembangunan berkelanjutan yang berfokus pada kualitas sumber daya manusia.

Sejumlah program prioritas disampaikan, mulai dari reformasi birokrasi, transformasi pelayanan publik berbasis digital, pengembangan kawasan strategis, hingga penguatan sektor pendidikan dan kesehatan.

Wakil Menteri Dalam Negeri dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa sinergi, konsistensi, dan ketangguhan para kepala daerah akan sangat menentukan keberhasilan pembangunan di tengah tantangan yang semakin kompleks.

Musrenbang RPJMD ini ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan oleh seluruh bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi, termasuk Bupati Kerinci. Penandatanganan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung pembangunan Jambi yang inklusif, berkesinambungan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

( RK )