Kerinci . Media Sindent.News.com- SD Negeri 218/III Kalianggang, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, dalam kondisi memprihatinkan akibat minimnya perawatan dan ketiadaan penjaga sekolah. Akibatnya, bangunan sekolah tampak terbengkalai, serta ruang kelas dibiarkan terbuka tanpa pengamanan setiap harinya.
Menurut Sutrisno, salah satu warga setempat, sekolah ini tidak pernah dikunci setelah jam pelajaran usai. āSetelah guru dan siswa pulang, pintu ruang kelas tetap dibiarkan terbuka hingga pagi. Ini sudah berlangsung lama,ā ungkapnya dengan nada kesal.
Selain itu, warga mengungkapkan bahwa gedung sekolah sering dijadikan tempat berkumpulnya para remaja untuk berpacaran pada sore hingga malam hari. Hal ini disebabkan oleh kurangnya penerangan serta ketiadaan gembok pada pintu kelas.
Warga menegaskan bahwa jika kondisi sekolah lebih terawat, masyarakat sekitar akan memilih menyekolahkan anak-anak mereka di sana. Namun, karena sekolah dibiarkan dalam kondisi tidak terawat dan tidak aman, banyak orang tua yang terpaksa memilih sekolah di luar wilayah ini demi kenyamanan anak-anak mereka dalam belajar.
“Kami sudah berkali-kali meminta pihak sekolah untuk menyediakan gembok demi keamanan, tetapi permintaan itu selalu diabaikan. Janji-janji pihak sekolah tidak pernah ditepati,” tambah warga dengan nada kecewa.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Kerinci, khususnya Bupati Kerinci yang baru, segera turun tangan dan mengambil tindakan tegas. Selain perbaikan fasilitas, warga juga meminta agar penerangan di sekolah ditambah agar area sekolah tidak lagi gelap di malam hari, sehingga tidak menjadi tempat yang disalahgunakan.
āKami ingin sekolah ini kembali menjadi tempat belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak,ā tutupnya. ( Edi.T)





Tinggalkan Balasan