👁️ Dilihat: 458 kali

SUNGAI PENUH, SuaraIndependent.com-Pemerintah Kota Sungai Penuh menargetkan sebanyak 7.397 keluarga rentan miskin sebagai penerima Program Bantuan Pangan (PBP) pada tahun 2026. Program ini merupakan upaya pemerintah untuk membantu meringankan beban masyarakat serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, saat launching sekaligus sosialisasi penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat, Selasa (10/03/2026), di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Dalam kesempatan tersebut, Azhar Hamzah menjelaskan bahwa bantuan pangan akan disalurkan kepada keluarga rentan miskin yang tersebar di seluruh kecamatan di wilayah Kota Sungai Penuh.

Azhar menegaskan bahwa penerima bantuan merupakan masyarakat yang telah terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Di wilayah Pemkot Sungai Penuh, jumlah penerima tercatat sebanyak 7.397 keluarga.

Lebih lanjut dijelaskan, bantuan yang diberikan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026. Setiap keluarga penerima akan memperoleh bantuan sebanyak 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Dengan demikian, total bantuan yang diterima masing-masing keluarga selama dua bulan mencapai 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Wakil Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog, khususnya Perum Bulog Kantor Cabang Sungai Penuh, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam penyaluran bantuan yang bersumber dari cadangan pangan pemerintah tersebut.

Alokasi ubtuk bulan Februari dan  Maret 2026, total bantuan yang disalurkan mencapai 147.940 kilogram beras dan 29.599 liter minyak goreng.

Menurutnya, program bantuan pangan ini merupakan salah satu langkah pemerintah dalam membantu meringankan beban masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan serta menekan laju inflasi di daerah.

Ia juga meminta seluruh pihak terkait, mulai dari SKPD, camat, lurah hingga kepala desa, agar memastikan proses penyaluran bantuan dapat berjalan lancar dan tepat sasaran. Ia berharap bantuan tersebut dapat disalurkan sebelum Hari Raya Idul Fitri, sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga menjelang hari raya.

“Penyaluran bantuan harus dilakukan secara sederhana dan tanpa pungutan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Azhar menambahkan, Pemerintah Kota Sungai Penuh akan terus menghadirkan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, baik di sektor pangan, pendidikan, sosial maupun kesehatan, sebagai upaya mewujudkan visi Sungai Penuh JUARA (Maju, Adil, dan Sejahtera).

Kegiatan launching dan sosialisasi bantuan pangan tersebut turut dihadiri staf ahli, unsur Forkopimda, Kepala Perum Bulog, Kepala BPS Kota Sungai Penuh, para camat, serta kepala desa dan lurah se-Kota Sungai Penuh.
(Red.Syam)