👁️ Dilihat: 76 kali

JAMBI, SUARA INDEPENDENT.COM– Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., menegaskan pentingnya integritas, disiplin, dan profesionalisme bagi seluruh personel Kepolisian Daerah (Polda) Jambi. Ia mengingatkan setiap anggota Polri agar tidak menyalahgunakan kewenangan, melukai hati masyarakat, maupun mengkhianati kepercayaan publik.

Penegasan tersebut disampaikan Widodo saat memimpin apel pagi perdana di Lapangan Hitam Mapolda Jambi, Kamis (15/10/2026). Apel itu dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Jambi, para pejabat utama (PJU), kapolres jajaran, serta personel Polda Jambi.

Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan kepadanya. Ia mengajak seluruh personel menjaga amanah dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Jambi.

Menurut Widodo, menjadi anggota Polri bukan semata-mata untuk mengejar jabatan, pangkat, atau penghargaan. Lebih dari itu, tugas kepolisian merupakan bentuk pengabdian yang harus dijalankan dengan jujur, profesional, dan bertanggung jawab.

Ia meminta setiap personel meluruskan niat, menjaga integritas, serta memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. Disiplin juga harus diwujudkan melalui kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku dan pelaksanaan tugas yang mengutamakan kepentingan masyarakat.

Tekankan Pelayanan Nyata dan Humanis

Kapolda Jambi menegaskan, keberadaan Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Menurutnya, personel tidak cukup hanya menjalankan kegiatan seremonial, tetapi harus mampu menghadirkan solusi, membangun komunikasi, dan memberikan pelayanan yang humanis.

“Polri harus benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan sampai masyarakat hanya melihat kehadiran kita dalam kegiatan seremonial, tetapi ketika membutuhkan bantuan, pelayanan, dan perlindungan, justru tidak merasakan manfaatnya,” tegas Widodo.

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar membangun komunikasi yang baik, mendengarkan keluhan masyarakat, serta memberikan pelayanan secara profesional, adil, dan humanis.

Untuk mewujudkan hal tersebut, setiap anggota diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjadikan kepentingan masyarakat sebagai salah satu prioritas dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Loyalitas Harus Berlandaskan Hukum

Selain menekankan pelayanan publik, Widodo mengajak seluruh anggota memperkuat soliditas dan kerja sama sebagai satu keluarga besar Polda Jambi. Kebersamaan dan sikap saling mendukung dinilai menjadi bagian penting dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian.

Namun, ia mengingatkan bahwa loyalitas kepada institusi harus tetap berlandaskan hukum dan kebenaran, bukan digunakan untuk membenarkan kesalahan. Setiap personel harus berani mempertahankan prinsip yang benar serta bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan.

Terkait pembenahan di lingkungan Polri, Kapolda menegaskan bahwa perubahan harus dibuktikan melalui tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan.

“Saya tidak menuntut perubahan hanya dalam kata-kata. Saya ingin melihat perubahan dalam sikap, perilaku, cara bekerja, dan hasil pelaksanaan tugas. Kita harus bekerja berdasarkan fakta, data, evaluasi, dan solusi. Setiap pimpinan satuan harus mampu menilai hasil kerja anggotanya secara objektif dan berani melakukan perbaikan,” ujarnya.

Menurutnya, evaluasi terhadap pelaksanaan tugas diperlukan agar setiap satuan kerja dapat mengetahui hal-hal yang perlu diperbaiki dan meningkatkan kualitas kinerja secara berkelanjutan.

Menutup arahannya, Widodo mengajak seluruh personel mempertahankan semangat pengabdian, memperkuat kebersamaan, serta membangun Polda Jambi yang profesional, berintegritas, responsif, dan semakin dipercaya masyarakat.

“Pegang teguh integritas dan laksanakan tugas dengan ikhlas, serta buktikan pengabdian melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. ( YM )