👁️ Dilihat: 66 kali

MAKASAR.MediaSindent Com-Pencarian dan penyisiran korban Kru dan penumpang Pesawat ATR 42-500 yang jatuh terus dilakukan oleh tim SAR gabungan, kendati dihadapkan dengan cuaca ekstrem, lebatnya hujan, tebal kabut, terbatasnya jarak pandang sekitar lima meter lincinnya jalur evakuasi.

Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan hasil penyisiran Tim SAR gabungan, Senin (19/01/2026) kembali berhasil menemukan satu korban jenis kelamin wanita, sehari sebelumnya tim juga telah menemukan korban laki laki, dikedalam jurang 200 meter. Memasuki hari ke tiga baru dua korban pesawat ATR 42-500 berhasil ditemukan” Jelas Syafii.

“Pencarian hari ketiga tim SAR juga telah menemukan pecahan puing puing besar pesawat yang tersebar di tiga dititik koordinat yang berbeda, kendati terkendala dengan kondisi cuaca ekstrem Tim Gabungan terus berupaya melakukan penyisiran areal lokasi pesawat ATR 42-500 tersebut Jatuh.”tuturnya.

“Sementar Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan, Rumah Sakit Bayangkara Biddokes Polda Sulsel, kini telah disiagakan satu kali 24 Jam dan kita dijadikan posko untuk identifikasi korban pesawat juga telah mendatangkan personel ahli porensik dari DVI Mabes Polri.

“Sampai saat ini keluarga korban, ada yang sudah hadir untuk diperiksa atau dicek data ante mortemnya. Ada satu orang yaitu adik kandung dari Ko Pilot pesawat,”ungkap Polda.

Guna mendukung pelayanan pemeriksaan, lanjut kapolda, dilaksanakan jemput bola untuk pemeriksaan bagi keluarga para korban dengan berkoordinasi Biddokes daerah lain dalam hal pemeriksaan Post mortem dan ante mortem guna mengidentifikasi korban.

“Hari ini kami sudah menambah lagi satu data yaitu salah satu keluarga korban berada di Jawa Barat atau Bogor, didatangjan upaya pengambilan data ante mortemnya dilaksanakan oleh Biddokes Polda Jabar,” Jelas Kapolda.

“Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan, tim SAR gabungan akhirnya kurang dari 24 jam telah menemukan lokasi jatuhnya pesawat tersebut di Gunung Bulusaraung termasuk serpihan pesawat.

“Alhamdulillah, di puncak Gunung Bulusaraung ini, ada tempat yang memungkinkan untuk pendaratan Heli, sehingga kita bisa menurunkan tim SAR terdiri dari Kopasgat dan dari Basarnas mereka membawa peralatan dan alat komunikasi sehingga kita yang ada di posko induk bisa langsung berkomunikasi,”Jelas Pangdam.

“Diketahui didalam pesawat yang mengalami musibah terdapat tiga penumpang dan delapan orang kru yang ikut dalam penerbangan Pesawat ATR 42-500 Rute Yogyakarta-Makassar tersebut.
Adapun nama 3 orang Penumpang yakni.
1 Deden
2. Feri
3. Yoga
Sedangkan nama 8 orang kru sawat yakni,
1. Kapten Andy Dahananto selaku pilot
2. Yudha Mahardika Fitst Office
3. Sukardi, Awak Kabin
4. Hariadi, Awak Kabin
5. Franky D. Tanamal, Awak Kabin
6. Junaidi, Awak Kabin
7. Florencia Lolita, Awak Kabin
8. Esther Aprilita S, Awak Kabin.
(Red.Tim).