šŸ‘ļø Dilihat: 53 kali

Sungai Penuh – MEDIA SINDENT

Pasar Beringin, yang selama ini menjadi nadi ekonomi dan kebanggaan masyarakat Kota Sungai Penuh, kini tengah memasuki babak baru. Pemerintah berencana membangun pasar tradisional ini menjadi pusat perbelanjaan modern yang lebih tertata dan nyaman.

Namun, di tengah proses pembongkaran yang sedang berlangsung, mencuat informasi bahwa anggaran pembongkaran pasar ini bersumber dari skema swakelola senilai lebih dari Rp 200 juta.

Hal itu diungkapkan langsung oleh salah satu pejabat Dinas PUPR Kota Sungai Penuh saat ditanya oleh anggota Komisi II DPRD dalam sidak pada Rabu, (15/10/2025).

“Anggarannya dari swakelola, Pak. Nilainya di atas dua ratus juta,” ujar pejabat PUPR tersebut saat menjawab pertanyaan dari anggota dewan fraksi PAN

Menanggapi proses pembongkaran dan penataan pasar tersebut, anggota Komisi II DPRD, Barnis, turut menyampaikan pesan penting kepada masyarakat. Ia mengajak seluruh warga untuk ikut menegakkan peraturan daerah demi kenyamanan bersama.

“Kalau bukan kita yang menegakkan Perda, siapa lagi? Ini untuk kebaikan bersama,” ujar politisi Partai Hanura itu dengan tegas.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pasar, yang menurutnya bisa dicapai jika seluruh pihak terlibat aktif dan tertib dalam proses pembangunan ini.

“Begitu juga dengan PAD, ayo kita gotong royong. Kalau dikerjakan bersama-sama, hasilnya pasti lebih baik,” tambahnya.

Barnis pun meminta agar dinas terkait tidak lepas tangan, khususnya dalam menyediakan lokasi relokasi yang layak bagi pedagang selama proses pembangunan berlangsung.

“Kami minta tempat sementara yang disediakan benar-benar layak. Jangan sampai pedagang harus berjualan di luar zona yang sudah ditentukan pemerintah,” pintanya.

Sebagai informasi, pembangunan pasar modern Beringin Jaya ini akan dibiayai dengan anggaran fantastis mencapai Rp 55 miliar. Proyek ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan akan fasilitas pasar yang bersih, tertib, dan nyaman, sekaligus menjadi ikon baru perdagangan di Kota Sungai Penuh.

Masyarakat tentu berharap pembangunan ini tidak hanya menjadi proyek fisik semata, tetapi juga menghadirkan keadilan sosial, kenyamanan pedagang, serta pengelolaan yang transparanĀ  mulai dari pembongkaran hingga pembukaan pasar baru.