Sungaipenuh MEDIA SINDENT –Ā Dugaan praktik tidak transparan mencuat di Desa Sumur Gedang, Kecamatan Pesisir Bukit. Selama masa kepemimpinan Kepala Desa Eri, warga menemukan kejanggalan terkait adanya empat Rukun Tetangga (RT) fiktif yang diduga tercantum dalam administrasi desa.
Warga mempertanyakan ke mana anggaran honor empat RT tersebut disalurkan selama ini. Pasalnya, menurut data di lapangan, keempat RT yang disebutkan itu tidak pernah ada secara nyata dan tidak pernah menjalankan tugas sebagaimana mestinya.
āSampai sekarang kami tidak pernah tahu siapa RT yang dimaksud. Tapi di laporan desa, nama RT-nya ada dan menerima honor,ā ungkap salah seorang warga dengan nada kecewa.
Masyarakat berharap pihak kecamatan dan inspektorat segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan penyimpangan ini. Mereka menilai kasus ini bisa menjadi indikasi kuat adanya penyalahgunaan anggaran desa.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Sumur Gedang, Eri, belum memberikan tanggapan resmi atas dugaan adanya empat RT fiktif di wilayahnya tersebut.





Tinggalkan Balasan