👁️ Dilihat: 47 kali

Kerinci Media Sindent –  Kasus dugaan korupsi proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci tahun anggaran 2023, yang menyedot dana hingga Rp5,5 miliar dan menimbulkan kerugian negara sebesar Rp2,7 miliar, kini memasuki babak baru.

Setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh menetapkan 10 orang tersangka, suasana semakin memanas. Pasalnya, dari balik jeruji, para tersangka justru balik mendesak agar pihak-pihak lain yang disebut turut berperan dalam kasus ini juga diproses hukum.

Ketua LSM Semut Merah, Aldi, mengungkapkan bahwa para tersangka menyebut nama konsultan perencana, konsultan pengawas, Sekretaris Dewan (Sekwan), hingga 13 anggota DPRD Kabupaten Kerinci periode 2019–2024 yang dinilai ikut terlibat dalam pengaturan proyek bernilai fantastis tersebut.

> “Benar, para tersangka meminta agar konsultan perencana, konsultan pengawas, Sekwan, dan 13 anggota DPRD Kerinci juga ikut diproses hukum. Menurut mereka, pihak-pihak itu sangat berperan dalam kasus ini,” ujar Aldi kepada  wartawan, Rabu (20/8/2025).

Tidak main-main, Aldi bahkan mengaku memiliki rekaman percakapan para tersangka yang secara gamblang menyebut inisial hingga peran masing-masing pihak.

Dalam keterangan itu, terungkap konsultan perencana dan pengawas berinisial AE menggunakan perusahaan asal Pekanbaru. Sementara, Sekwan berinisial JA disebut memiliki peran krusial dalam mengondisikan proyek tersebut.

> “Sekwan berinisial JA ini yang bertugas mengkondisikan anggota dewan, sehingga proyek bisa berjalan sesuai kepentingan tertentu. Perannya sangat vital,” tegas Aldi.

Kasus korupsi PJU Kerinci ini berpotensi melebar lebih luas. Publik kini menanti sikap tegas Kejari Sungai Penuh, apakah akan berani menindaklanjuti keterangan para tersangka dengan menyeret konsultan, pejabat, hingga para wakil rakyat yang disebut-sebut ikut menikmati aliran dana haram proyek bernilai miliaran rupiah itu.

Jika benar penyidikan diperluas, maka skandal korupsi PJU Kerinci bisa menjadi salah satu kasus terbesar yang pernah mengguncang bumi Sakti Alam Kerinci.