SUNGAI PENUH, MSNC – Di bawah langit cerah Kumun Debai, Minggu (6/7), lantunan doa dan gemuruh semangat tradisi bergema di Lapangan SMPN 6 Kumun. Ribuan pasang mata dan hati tertuju pada satu momen sakral: Kenduri Sko Depati IV Kumun Debai. Sebuah perhelatan adat penuh makna yang bukan hanya menjaga warisan leluhur, tapi juga meneguhkan kembali ikatan batin masyarakatnya.
Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH, didampingi istri tercinta sekaligus Ketua TP PKK, Ny. Sri Kartini Alfin, S.Kep, Ns, hadir di tengah-tengah masyarakat dengan penuh kehangatan dan rasa hormat. Sebuah kehormatan besar mengawali acara ini dengan pemukulan gong kehormatan, sebagai simbol dibukanya prosesi adat pelantikan calon Depati dan Ninik Mamak wilayah ajun arah Depati IV Kumun Debai.
Tak hanya itu, berbagai atraksi budaya dan tarian adat yang ditampilkan menggetarkan jiwa—membawa hadirin menyelami kekayaan tradisi yang telah terjaga turun-temurun.
Turut hadir dalam acara penuh hikmat ini sejumlah tokoh penting, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jambi Tema Wisman, S.Pi mewakili Gubernur Jambi, Bupati Kerinci Monadi, S.Sos, M.Si, Wakil Walikota Azhar Hamzah, Ketua DPRD Hutri Randa bersama anggota dewan, Sekda Alpian, jajaran Forkopimda dan OPD, Tokoh masyarakat Kumun Debai H. Abdul Murady Darmansjah, Para pemuka adat, ulama, dan masyarakat yang datang dari berbagai penjuru
Dalam suasana penuh rasa kekeluargaan, Wako Alfin yang juga bergelar Depati Sempurno Tiang Bumi Putih, menyampaikan pesan yang menggugah hati:
“Kenduri Sko bukan hanya tradisi, tapi jiwa dari kebersamaan kita. Mari kita perkuat tali kekerabatan, persaudaraan, serta persatuan demi terwujudnya masyarakat Sungai Penuh yang maju, adil, dan sejahtera,” ujarnya dengan penuh haru.
Wako juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kaum adat, tokoh masyarakat, alim ulama, dan generasi muda untuk terus bergandeng tangan mendukung setiap program pembangunan yang bertujuan menyejahterakan rakyat.
“Mari kita hilangkan perbedaan yang bisa memecah belah. Bersama kita jaga kedamaian, demi cita-cita besar: Jambi Mantap dan Kota Sungai Penuh Juara.”
Lebih dari sekadar seremoni, Kenduri Sko menjadi wujud syukur atas limpahan berkah dari Sang Pencipta, sekaligus penghormatan kepada leluhur yang telah mewariskan pusaka berupa sawah, tanah, serta nilai-nilai luhur yang tak ternilai.
Di akhir acara, sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap budaya dan masyarakat adat, Wako Alfin menyerahkan bantuan dana CSR dari Bank Jambi sebesar Rp7.500.000 untuk mendukung suksesnya kegiatan Kenduri Sko.
( Yuni.M)





Tinggalkan Balasan