šŸ‘ļø Dilihat: 37 kali

JAKARTA .MSNC –Ā  Minggu, 22 Juni 2025
Bupati Kerinci, H. Monadi, S.Sos., M.Si., menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah Tahun 2025 yang digelar di Jakarta. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Kerinci ini menegaskan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan sampah yang selama ini menjadi pekerjaan rumah besar, khususnya di wilayah pedesaan, kawasan pasar, dan pusat keramaian.

Dikutip dari akun FB resmiĀ  Gahana Milenial Monadi Minggu 22/6/2025. Rakornas tersebut diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI dan dihadiri oleh para kepala daerah, pejabat kementerian, serta pemangku kepentingan dari seluruh Indonesia. Pertemuan tingkat nasional ini bertujuan untuk menyatukan langkah dan strategi dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan, seiring dengan meningkatnya volume sampah di seluruh daerah sebagai dampak dari pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama sehari penuh itu, Bupati Monadi aktif mengikuti diskusi panel dan menyimak berbagai paparan kebijakan serta inovasi daerah lain dalam pengelolaan sampah. Ia juga berkesempatan menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan sejumlah kepala daerah dan pejabat kementerian guna membuka peluang sinergi lintas wilayah dan lintas sektor.

Di sela-sela acara, Bupati Monadi menyampaikan harapan besar agar forum ini tidak hanya menjadi wadah diskusi, tetapi juga melahirkan langkah-langkah nyata yang dapat langsung diimplementasikan di daerah, termasuk di Kabupaten Kerinci yang kini tengah berjuang menanggulangi berbagai persoalan lingkungan, salah satunya adalah sampah rumah tangga dan limbah pasar tradisional.

> “Rakornas ini menjadi momentum penting bagi kami di daerah, khususnya Kabupaten Kerinci, untuk mengevaluasi dan memperkuat sistem pengelolaan sampah. Masalah ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut kesehatan, kelestarian lingkungan, dan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap pertemuan ini dapat memberikan pencerahan dan solusi konkret bagi daerah kami,” ujar Bupati dengan penuh semangat.

 

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam waktu dekat akan mendorong sejumlah program strategis, seperti pembentukan bank sampah berbasis komunitas, peningkatan fasilitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA), edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah, serta penguatan regulasi daerah tentang pengelolaan sampah terpadu.

Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa penanganan sampah harus melibatkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri, melainkan harus menjalin kerja sama erat dengan masyarakat, sektor swasta, serta lembaga sosial dan pendidikan untuk membangun budaya bersih dan peduli lingkungan.

> ā€œKami butuh dukungan dari semua pihak. Sampah adalah tanggung jawab bersama. Tidak bisa hanya dibebankan kepada petugas kebersihan. Butuh kesadaran kolektif agar sampah bisa kita kelola, bukan hanya dibuang. Kalau dikelola dengan baik, sampah bahkan bisa menjadi sumber daya ekonomi yang memberi manfaat,ā€ tambahnya.

 

Dengan kehadiran dan partisipasi aktif Bupati Kerinci dalam Rakornas ini, diharapkan menjadi awal yang baik untuk perubahan besar dalam pengelolaan sampah di Kerinci. Pemerintah daerah optimistis bahwa dengan kebijakan yang tepat, sinergi yang kuat, serta keterlibatan masyarakat, Kabupaten Kerinci dapat menjadi salah satu daerah yang berhasil menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.

Penulis :Rakina

Editor Edi Tanjung