Jambi Kerinci MSNC – Gedung Maulidia Convention Center, Jambi, dipenuhi lautan manusia yang datang dari berbagai penjuru, menyatu dalam suasana penuh haru dan kehangatan. Halal Bihalal Akbar yang digelar oleh Himpunan Keluarga Kerinci (HKK) Nasional Provinsi Jambi ini menjadi panggung silaturahmi terbesar warga Kerinci di perantauan.Minggu (11/05/2025).
Salah satu momen paling menggetarkan adalah kehadiran Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, yang datang langsung untuk melebur bersama masyarakatnya. Sosok pemimpin rendah hati ini disambut hangat dan penuh hormat oleh ribuan perantau yang rindu akan suasana kampung halaman.
Mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Mempererat Silaturahmi”, acara ini bukan hanya menjadi ajang temu kangen, melainkan juga menjadi ruang untuk menyatukan hati dan semangat kolektif dalam membangun masa depan Kerinci. Dalam sambutannya yang menyentuh, Murison menyampaikan pesan yang membekas di hati banyak orang.
“Saya merasa bangga dan bersyukur bisa berada di tengah keluarga besar Kerinci. Ini bukan hanya silaturahmi, tapi momen sakral untuk menguatkan kembali ikatan emosional yang sempat renggang karena jarak dan waktu,” ujar Murison, disambut tepuk tangan hangat hadirin.
Tak sedikit hadirin yang terlihat menitikkan air mata, mengenang kampung halaman dan masa kecil di bumi Sakti Alam Kerinci. Dalam nada yang penuh semangat, Murison mengajak para perantau untuk tidak hanya mengenang, tetapi turut membangun tanah leluhur dengan kontribusi nyata.
“Kami di Pemerintah Kabupaten Kerinci membuka pintu selebar-lebarnya bagi kontribusi para perantau. Kami butuh ide, karya, dan bahkan investasi dari saudara-saudara kami di rantau. Kerinci tidak akan maju hanya dengan pemerintah saja, tapi dengan kekuatan cinta dan kepedulian seluruh warganya.”
Menurutnya, nilai-nilai gotong royong, adat, dan rasa memiliki terhadap tanah kelahiran adalah warisan luhur yang harus dijaga dan diteruskan kepada generasi muda. Ia menekankan bahwa setiap anak Kerinci—di manapun berada—adalah bagian dari kekuatan besar yang mampu membawa perubahan.
Momen Halal Bihalal ini juga diwarnai dengan berbagai penampilan seni budaya Kerinci yang membangkitkan nostalgia. Tarian tradisional, musik daerah, hingga tausiyah kebangsaan yang mengangkat pentingnya silaturahmi membuat suasana semakin khidmat dan emosional.
Dalam suasana penuh kehangatan itu, nama H. Murison bergema sebagai tokoh yang bukan hanya hadir secara fisik, tetapi hadir secara batin—menyatukan semangat dan cinta kampung halaman di hati setiap warga Kerinci di tanah rantau.
Tak heran, banyak warga yang berharap agar momen seperti ini terus berlanjut dan Murison tetap menjadi jembatan penghubung antara masyarakat perantau dan kampung halaman yang dicintai.
Penulis ( Rakina )
Editor : Edi Pengasai





Tinggalkan Balasan