👁️ Dilihat: 53 kali

Kerinci Jambi . MSNC  Komitmen Polres Kerinci dalam memerangi peredaran narkotika terus dibuktikan. Rabu (30/04/2025), tim Satuan Reserse Narkoba kembali mengungkap keberadaan ladang ganja di kawasan hutan yang masuk wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), tepatnya di lereng Gunung Kerinci, Desa Sungai Dalam, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci.

Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas mencurigakan di kawasan peladangan sekitar kaki Gunung Kerinci. Tak ingin menyia-nyiakan waktu, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengembangan, termasuk dari hasil penangkapan seorang pengedar ganja yang sebelumnya telah diamankan.

Dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba IPTU Yandra Kusuma—yang baru dua pekan menjabat—tim berangkat dari Desa Sungai Dalam sekitar pukul 08.30 WIB dan menembus jalur ekstrem menuju lokasi yang dicurigai. Setelah menempuh perjalanan panjang selama lebih dari tujuh jam, tim tiba di lokasi sekitar pukul 15.39 WIB.

Setibanya di lokasi, penyisiran dilakukan secara menyeluruh. Hasilnya, ditemukan 19 batang tanaman ganja setinggi 1,5 meter yang tumbuh tersembunyi di tengah rimbunnya vegetasi. Seluruh tanaman ganja tersebut dicabut dan diamankan ke Mapolres Kerinci untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Ini adalah bentuk respon cepat kami atas laporan masyarakat. Informasi yang kami terima tidak kami abaikan, justru menjadi dasar kami untuk terus menggali dan bergerak cepat di lapangan,” ujar IPTU Yandra Kusuma.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti sampai di sini. Penyelidikan lanjutan akan dilakukan untuk mengungkap siapa pemilik serta jaringan di balik penanaman ganja tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi keberanian masyarakat yang telah memberikan informasi. Dalam memerangi narkotika, peran serta masyarakat sangatlah vital. Kami pastikan setiap informasi yang masuk akan kami tindak lanjuti dengan serius,” tambahnya.

Kasat Narkoba juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi menjaga Kerinci dari ancaman narkoba. “Ini bukan hanya tugas polisi, tapi tugas kita bersama. Demi masa depan generasi muda yang bersih dan bebas dari narkoba, kami akan terus berjuang.”

( RK )