👁️ Dilihat: 47 kali

Kerinci, Media Sindent.News.com – SMP Negeri 12 berlokasi di desa baru pulau sangkar kecamatan batang merangin menghadapi kondisi yang semakin memprihatinkan. Selain akses jalan menuju sekolah yang rusak dan jarang tersentuh perbaikan, bangunan sekolah juga mengalami kerusakan serius. Loteng dan atap terlihat sudah lapuk serta dimakan rayap, menimbulkan kekhawatiran bagi siswa, guru, dan masyarakat sekitar.

Beberapa warga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi sekolah yang dinilai tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar. “Jalan ke sekolah ini sudah lama rusak, dan sekarang bangunannya juga mulai lapuk. Ini sangat membahayakan anak-anak kami,” ujar salah satu warga.

Para guru dan siswa juga merasakan dampak dari kondisi ini. Atap yang mulai lapuk menimbulkan risiko roboh, terutama saat hujan deras. “Kami merasa tidak nyaman karena takut ada bagian bangunan yang jatuh. Ini jelas mengganggu proses belajar,” kata seorang guru.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan dinas terkait segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan serta melakukan renovasi bangunan sekolah. Mereka ingin anak-anak dapat belajar dengan aman dan nyaman tanpa harus khawatir dengan kondisi sekolah yang membahayakan.

“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah. Pendidikan sangat penting, dan sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi anak-anak,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan tanggapan resmi mengenai rencana perbaikan infrastruktur sekolah tersebut. ( RK)