👁️ Dilihat: 71 kali

Kerinci .Media Sindent .News.com-  Bau busuk menyengat yang berasal dari ternak sapi milik warga kini menjadi keluhan utama masyarakat di salah satu wilayah Desa Pengasilama Kecmatan Bukit Kerman  Kabupaten Kerinci. Aroma tidak sedap ini kerap tercium hingga ke pemukiman warga, mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari.

Sejumlah warga mengungkapkan bahwa bau tersebut semakin parah terutama saat musim hujan, ketika limbah kotoran sapi bercampur dengan air dan menyebar ke lingkungan sekitar. “Kami sangat terganggu dengan bau ini. Setiap hari harus menutup pintu dan jendela rapat-rapat agar tidak tercium. Selain itu, kami khawatir hal ini dapat berdampak buruk pada kesehatan,” ujar salah satu warga  bekunjung di Redaksi Sindent .news.com Sabtu , ( 27 /1) Desa pengasilama Kec.Bukit Kerman Kerinci

Permasalahan ini diduga terjadi karena kurangnya pengelolaan limbah ternak yang memadai. Sebagian besar peternak sapi masih membiarkan limbah kotoran mengalir begitu saja tanpa adanya sistem pengolahan yang baik. Padahal, jika dikelola dengan benar, limbah tersebut dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik yang bernilai ekonomis.

” Kita  berharap pihak terkait, seperti pemerintah desa atau instansi lingkungan hidup, dapat turun tangan untuk mencari solusi terbaik. Salah satunya dengan memberikan pelatihan pengelolaan limbah atau menyediakan fasilitas khusus untuk mengolah limbah ternak.

“Dengan adanya perhatian dari pihak terkait, kami berharap masalah ini bisa segera diatasi. Kami tidak ingin hubungan antarwarga terganggu karena bau busuk ini,” tagasnya

Permasalahan seperti ini memerlukan kerja sama antara warga dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat tanpa mengorbankan mata pencaharian peternak ( RED)