October 19, 2020

suaraindependent

Independent Terpercaya

Terkait Insiden Penyekapan 4 Wartawan, Ketua DPD Puskominfo Indonesia Jatim Tempuh Jalur Hukum

2 min read
IMG 20200924 085412

suaraindependent.com, Surabaya – Terkait insiden penyekapan ke 4 wartawan Tim investigasi Puskominfo Indonesia DPD Jatim yang terdiri dari 4 media di sebuah Gudang di Dusun Panggreh Kecamatan Jabon Sidoarjo Jawa Timur  beberapa hari yang lalu, kini Ketua DPD Puskominfo Indonesia Jawa Timur Umar Al khothob, tempuh jalur hukum, Rabu (23/09/2020).

 

Terkait anggotanya ke 4 wartawan yang sempat di sekap dan hendak di benturkan dengan Karang Taruna setempat hingga membuat 4 wartawan jadi panik saat itu atas tindakan penjaga dengan menutup pintu gudang supaya ke 4 wartawan tidak bisa keluar.

Atas prilaku tindakan penjaga Gudang yang dapat mengancam keselamatan ke 4 wartawan dari 4 media yang sebagai tim investigasi dari Puskominfo Indonesia Jawa Timur untuk itu Umar Al khothob selaku ketua DPD sangat tidak terima dengan perlakuan tersebut.

IMG 20200924 WA0027

2 orang Wartawan yang merupakan sebagai korban penyekapan ikut serta bersama Umar Al khothob yang menggunakan Hem kemeja putih berdasi mendatangi Polresta Sidoarjo memberikan surat pengaduan sebagai mana untuk langkah Hukum

Sebelumnya hal tersebut dibahas langsung secara bersama di kantor  kuasa hukum Puskominfo jalan raya Demak Mbah Ratu Surabaya, untuk memberikan keadilan kemerdekaan PERS

Seperti yang dilontarkan Umar Al khothob selaku ketua DPD Puskominfo Indonesia Jawa Timur, “saya sangat tidak terima apabila wartawan yang menjadi anggota di dalam naungan PUSKOMINFO INDONESIA, ataupun sesama Wartawan dari Media manapun..! mendapatkan perlakuan intimidasi apalagi sampai di sekap disaat menjalankan tugas profesinya sebagai jurnalis dalam team, yang sedang investigasi..!!!,  Ungkap Umar Al khothob

Wartawan yang di bekali alat camera yang digunakan sebagai  pengambilan  Dokumentasi justru dibuat permasalahan oleh penjaga Gudang hingga terjadi  menyekap ke 4 wartawan yang di kunci dari dalam oleh penjaga Gudang, apalagi wartawan itu tugasnya memang seperti itu untuk mendokumentasikan yang sudah di lindungi undang undang PERS sesui pasal 4 no 40 tahun, 1999, tentang kemerdekaan PERS, bagi pihak manapun yang menghambat dan menghalangi atau tugas jurnalis dengan  ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah). (PI Jatim)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.