Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Hadiri Acara Musrembang di Kecamatan Cibarusah

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Hadiri Acara Musrembang di Kecamatan Cibarusah

Spread the love

suaraindependent.com, CIBARUSAH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi menghadiri Musyawarah Pembangunan Desa (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Acara berlangsung di aula kantor setempat, Rabu (9/2).

Turut hadir, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Anggota DPRD Kabupaten Dapil I, plt.Kepala Bappeda, Dinas Terkait, Camat Cibarusah, Para Kepala Desa se-Kecamatan Cibarusah, BPD, Kapuskes Cibarusah, TNI, Polri, Tokoh Kepemudaan, Tokoh Masyarakat serta unsur-unsur terkait lainnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, BN Holik Qodratullah mengatakan, Cibarusah merupakan kecamatan yang usianya cukup tua, tapi dalam hal pembangunan seolah-olah belum merasakan pemerataan.

” Apa yang kami lakukan pada hari ini dalam Musrenbang, justru kami sangat peduli terhadap apa yang menjadi sejarah berdirinya Cibarusah,” kata BN Holik kepada awak media usai menghadiri acara Musrenbang di Kecamatan Cibarusah, Rabu (8/2).

Ia berharap, dengan kehadiran para Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, khususnya di dapil 1 ini akan lebih mungkin apa yang di usulkan dalam Musrenbang tahun 2023 ini terealisasi.

” Sehingga apa-apa yang menjadi pengajuan sangat dimungkinkan lebih terealisasi dikarenakan apa yang menjadi penegasan dewan terhadap dinas itu kami akan mencoba semaksimal mungkin untuk direalisasikan,” terang Holik.

Holik menegaskan, acara Musrenbang ini bukan hanya sekedar seremonial saja, melainkan setiap desa yang melakukan usulan lewat kecamatan ini dipilah dan dipilih.

” Kalau pada akhirnya mengacu pada suatu pemerataan, bukan berarti dititik yang sama. Tentu berdasarkan letak geografis desa itu sendiri,” katanya.

” Contoh jika desa titik nya ramai dan berada di perkotaan otomotis titiknya lebih banyak dibandingkan dengan desa yang lebih cenderung perkampungan,” sambung Holik.

Baca Juga :  Silaturahmi pegawai (DLH) Dinas Lingkungan Hidup sekaligus pelepasan bapak Edi Usdianto selaku kepala dinas lingkungan hidup.

Menurutnya, ini juga menjadi acuan DPRD, karena pada dasarnya DPRD semaksimal mungkin mencoba memilih mana yang lebih penting dan lebih di prioritaskan.(Tim)