Kebakaran melahap sebuah rumah warga di kelurahan pangkal lalang

Kebakaran melahap sebuah rumah warga di kelurahan pangkal lalang

Spread the love

Belitung,Suaraindependent.com-Rabu(22/12/2021),telah terjadi kebakaran di daerah Tanjung pandan tepatnya di jl pak mangga,Rt 004/Rw006 Kelurahan Pangkal lalang,yang mana kebakaran tersebut telah menghanguskan Rumah kediaman saudara Arifin.

Kejadian bermula saat Arifin sedang tidak ada dirumah(ke kebun) ,menurut keterangan dari anaknya Arifin yaitu saudari Atika kepada awak media Suaraindependent.com ia mengatakan,Api berasal dari ruangan tengah yang mana pada saat itu ada obat nyamuk bakar yang terkena gorden yang kemudian menjalar ke tempat tidur.

Baca Juga :  11 Tahun Bersama HMT, Akhirnya Sang Dirut Harus Pergi Menghadap Tuhan

“jadi pada saat kejadian,aq kan bapak aq dakde dirumah,dirumah cuman ade umak aq kan anak aq”ujarnya.

“umak aq la berusahe madamkan apinye tapi dak berhasil”Atika menambahkan. Pada saat kejadian tersebut,Atika sendiri sedang tidak ada dirumah dan baru dapat kabar setelah si jago merah berkobar hebat, dan telah melahap habis barang-barang milik mereka.

Atika mengatakan,kejadian tersebut juga juga telah membakar habis motor merk NMAX bahkan gelang dan kalung emas yang baru ia beli beberapa waktu yang laujuga ikut raib.

Damkar(pemadam kebakaran) Kabupaten Belitung,langsung mengerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran untuk di turunkan di lokasi kejadian,Riko Pribadi selaku Danru Regu Dua Damkar Kabupaten Belitung mengatakan pada saat kelokasi api sudah membesar.

Baca Juga :  Acara Opening Holywing Golf akhirnya di Bubarkan Oleh Pihak Keamanan

“Kami dapat info sekitar setengah 1 (Pukul 12.30 Wib) kurang, saat ke TKP api sudah lumayan besar,” kata Riko.

Informasi kebakaran ini dijelaskan Riko, cukup lambat mereka terima karena si pemberi informasi, memberikan info melalui ponsel anggota yang sedang piket, bukan nomor telepon Damkar, yaitu (0719)22113.

“Kita kerahkan 3 unit kendaraan yang beroperasi. 1 untuk komando kita, untuk membuka jalan. Untuk personil ada 14 orang,” ujarnya.

Kebakaran itu sendiri disebut Riko,difokuskan memdamkan apiyang di tepian terlebih dahulu agar tidak menjalar kerumah warga lainnya dan berhasil mereka padamkan sekitar setengah jam dihitung dari saat mereka datang. Dan ini bisa dikatakan sangat cepat, mengingat cuaca yang sangat panas dan api yang juga cukup besar.

Kerugiat materil akibat kebakaran tersebut di taksir sekitar ratusan juta.

“Kalau kerugian mungkin ada sekitar 200 juta, 300 juta, kerena ada motor satu, ada perhiasan juga yang belum ketemu. Untuk korban jiwa Alhamdulillah nihil,” tadasnya.

Pewarta.den/fbs

Editor : Ramon