Kawasaan Hutan lindung Konservasi Mangkol beruas di Hajar para penambang

Kawasaan Hutan lindung Konservasi Mangkol beruas di Hajar para penambang

Spread the love

 

Bangka tengah.Suaraindependent. com,-
Turun – naik nya harga pasir timah di kepulauan Bangka Belitung, yang sudah beberapa bulan ini membuat sebagian masyarakat khusunya para penambang timah, menempuh berbagai macam cara untuk tetap menambang tampa memperdulikan legalitas atau perizinan untuk melakukan penambangan.

Meskipun harus melawan peraturan perundang – undangan yang berlaku . Tidak membuat membuat masyarakat takut akan sangsi pidana yang menjerat Meski penambangan tersebut masuk dalam pantauan Aparat penegak Hukum ( APH ).

Baca Juga :  Maksimalkan Pelayanan, Satpas Colombo bersih dan terbebas dari para calo

Investigasi langsung awak media info kriminal, Dilapangan pada hari Selasa 21-12-202. terlihat sebuah penambangan timah ilegal ti sebu, Yang terlihat sangat banyak sekali yang beraktifitas yang memasuki wilayah Hutan lindung Konservasi, ( HK) di Desa Beruas kecamatan Simpang Katis Kabupten Bangka Tengah Bangka Belitung. dengan titik koordinat 02 255517*S106.0891-3-7*E Yang anda dapat ketahui bawa Hutan lindung konservasi itu sendiri sangat berguna bagi perkembangan mahluk hidup lainya, serta memelihara kesuburan tanah, serta Juga melindungi Air tanah, dan banyak lagi manfaat dari hutan itu sendiri.

Ditemui di kediamannya salah satu penambang timah dikawasaan hutan lindung konservasi mangkol yang biasa memberikan setoran( uang ) tersebut mengatakan kepada jejaring awak media info kriminal ‘untuk yang kerja disitu ( hutan lindung ) Tiap Minggu Per Ti nanti kita kumpulin uang nya bersama penambang lainya untuk di berikan ke oknum polhut berinesial Rf pak. masalahnya’ sebelumnya pernah di datangi beberapa orang dari oknum polhut kesini semacam Arahan ( komunikasi )agar tidak melakukan penambangan.

Baca Juga :  Pembangunan dermaga/tambat perahu nelayan desa juru sebrang diduga tak selesai tepat waktu dan terlihat asal-asalan

kalau untuk masalah timah nya kadang dijual masing -masing, ada juga yang antar ke rumah FTR, untuk terkait maslah Pi yang diberikan kepada oknum tersebut kami memberikan tidak keberatan. karena kami melakukan penambangan di Hutan HK.

Dihubungi langsung via telepon terkait nama nya disebutkan yang membeli timah Ptr’ mengungkapkan,
untuk timah sebagian kita yang ambil, Sebagian tidak soalnya ada beberapa orang yang hutang alat nambang sama kita. jadi timah nya kita ambil
*Terkait adanya oknum polhut yang kesitu, ftr menambahkan,memang ada ke lokasi penambangan timah dan beberapa orng, sempat kesini terkait timah nya kemana jualnya , kalau untuk siapa oknum yang sering yang biasa menerima uang dari penambang timah disitu . Nanti bapak hubungi oknum polhut ini Pak namnya RF. Soal nya beliau mungkin tahu. Ungkap pembeli timah ini Ftr ke jejaring awak media.

Untuk melengkapi pemberitaan biar berimbang jejaring awak media menemui salah RF hari Rabu , 22- 12- 2021 dikantor nya mengungkapkan, terkait adanya nama yang meyebutkan dirinya bahwa itu tidak benar, tidak benar sekali kalau menerima uang dari penambang ti di kawasaan HK di beruas tersebut..
RF juga menambahkan tanggal 26 Nopember yang lalu memang memasuki kelokasi mangkol Ada SPT. ( Surat tugas ) kami berlima masuk kesitu karena ada informasi bahwa ada penambangan di HK. Kami panggil beri himbauan secara lisan .sesuai dengan Amanat Undang – undang dan setelah itu kami lanjut berpulang .. ungkap RF *

Pewarta : zili

Editor. : Ramon